Newstizen | Gorontalo – Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo, Irjen Pol Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M, memimpin secara langsung Upacara Tradisi Penyambutan Bintara Polri Tugas Umum, Bintara Brimob, serta Bintara Polairud dan Tamtama Polri, yang merupakan lulusan Watukosek T.A 2023. Peristiwa ini berlangsung pada Rabu (10/01/2024) di Lapangan Apel Mapolda Gorontalo.
Sebelum menyertai upacara penyambutan, para Bintara dan Tamtama Polri turut serta dalam kegiatan bakti sosial dengan membersihkan sampah di sekitar Terminal, Pasar Limboto, dan Masjid Nurul Huda. Setelahnya, mereka melanjutkan kegiatan Jalan Juang yang diiringi oleh Drum Band Polda Gorontalo, dimulai dari Terminal Limboto dan berakhir di Mako Polda Gorontalo.
Upacara penyambutan Bintara Baru melibatkan 259 personel, terdiri dari 251 Polisi Laki-Laki (Polki) dan 8 Polisi Wanita (Polwan). Rinciannya mencakup Bintara PTU (Polisi Tugas Umum) lulusan SPN Polda Gorontalo sebanyak 229 Polki dan 8 Polwan Lulusan Sepolwan. Selanjutnya, terdapat Bintara Brimob lulusan Watukosek sebanyak 5 personel, Bintara Polairud lulusan Pusdik Airud 2 personel, serta Tamtama Polri sebanyak 15 personel lulusan Watukosek.
Kapolda Gorontalo memimpin Upacara Tradisi Penyambutan, yang melibatkan Prosesi Penyiraman Air Suci (kembang) dan Penandatanganan Pakta Integritas oleh perwakilan Bintara Baru. Dalam sambutannya, Kapolda Gorontalo menyatakan bahwa Bintara dan Tamtama Remaja ini akan menjadi tulang punggung Polri, khususnya di Polda Gorontalo, dalam menjalankan tugasnya agar memenuhi harapan masyarakat.
“Motto Polda Gorontalo, ‘Mo’odelo Ayuwa,’ memiliki makna ‘Menjadi Teladan Terbaik.’ Sebagai anggota Polri di Polda Gorontalo, kita wajib memiliki sikap keteladanan, menjaga diri, menghindari perilaku menyimpang, dan memperbanyak wawasan agar dapat berinteraksi positif dengan masyarakat,” ungkap Kapolda.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro A.P, S.I.K., M.T, yang turut hadir dalam Upacara Tradisi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan Bintara dan Tamtama Remaja agar siap menjalankan tugas dan fungsi Kepolisian di masyarakat.
“Kegiatan ini simbolis dalam menyiapkan Bintara dan Tamtama Remaja yang baru lulus, agar menjadi Polisi yang dapat melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, dan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan,” tambahnya.
















