Newstizen | Sampang – Seperti Tahun-tahun sebelumnya, setiap musim penghujan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi langganan banjir.
Tahun ini, 12 Maret 2024 tepat awal Ramadhan 1445 H, sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang kembali di rendam banjir. Bahkan hingga hari kedua Ramadhan banjir di Sampang, kian meluas.
Banjir tidak hanya memutus akses transportasi, banjir juga melumpuhkan aktifitas warga, bahkan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.
Adapun, informasi yang dihimpun, ada 4 Kecamatan yang terendam banjir. Diantaranya, Kecamatan Kota Sampang, Jrengik, Torjun, Tambelangan.
“Kami BPBD Sampang terus melakukan asesmen dampak banjir,” kata Mohammad Hozin, Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang. (13/3/2024).
Dirinya menjelaskan, banjir yang terjadi di Kecamatan Kota Sampang, merendam enam desa dan tiga kelurahan dengan ketinggian air 50 hingga 70 cm.
Kemudian di Kecamatan Tambelangan ada tiga desa yang terendam banjir. Kecamatan Torjun pun juga ada tiga desa yang terendam banjir. Sementara di Kecamatan Jrengik ada lima desa yang terendam banjir.
“Untuk di Kecamatan Kota diperkirakan tambah airnya tambah tinggi, Untuk tiga Kecamatan lainnya berpotensi cepat surut, apabila di wilayah pantura sampang cuacanya cerah,” jelasnya.
Lalu, tambah Mohammad Hozni, jika pihaknya, terus melakukan koordinasi dengan pihak aparat tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga desa yang terdampak banjir untuk memastikan keselamatan warga.
“Selain itu, sudah di didirkan posko bencana dan dapur umum di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang,” imbuhnya. (Mal)
















