, Surabaya – Berita tentang mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh seorang pakar politik dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Norma Fauzi SH, menjadi sorotan. Norma Fauzi menyatakan bahwa kasus tersebut sudah lama dan tidak relevan jika baru dilaporkan sekarang, terutama menjelang musim Pilkada 2024.
“Bagi saya, ini adalah ulah lawan politik yang tidak puas dan berusaha membuat kegaduhan untuk keuntungan pribadi atau kelompok mereka. Jika KPK memutuskan untuk memeriksa, biarkan proses hukum berjalan karena kita adalah negara hukum. Khofifah juga pernah diperiksa oleh KPK sebelumnya,” ujar H. Norma Fauzi SH kepada awak media.
Norma menambahkan bahwa semua pemimpin republik ini, baik kepala daerah maupun dalam konteks lain, yang diperiksa oleh KPK harus dihormati. Baru-baru ini, kantor Gubernur Jawa Timur, Wakil Gubernur Jawa Timur, dan Sekda Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono juga pernah diperiksa oleh KPK.
“Tidak boleh hal ini terjadi lagi karena dapat mempengaruhi mindset dan pola pikir masyarakat serta menimbulkan kegaduhan. Saya yakin ini adalah bentuk kampanye hitam terhadap warga Jawa Timur dan Nahdlatul Ulama (NU), mengingat Khofifah adalah kader terbaik NU yang layak mendapat dukungan. Dia pernah menjadi anggota DPR RI, Menteri Sosial, dan Gubernur Jawa Timur,” tegasnya.
Norma mendesak agar kasus ini segera diselesaikan. Jika menyangkut Menteri Sosial, menurutnya, banyak kasus lain yang perlu ditangani di kementerian tersebut. Semua harus berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi, serta rasa keadilan.
“Hukum harus ditegakkan sesuai norma. Jangan mudah terprovokasi oleh pernyataan menyesatkan. Kepuasan publik terhadap kepemimpinan Khofifah dan Adhy Karyono mencapai 70 persen. Jika ada kekurangan, wajib hukumnya diperbaiki di periode kedua,” ujarnya.
Para petinggi partai mendukung penuh Khofifah, terutama partai politik yang sudah memberikan rekomendasi seperti PAN, Golkar, PSI, Gerindra, dan Demokrat. Sebagai kader PPP, Khofifah diharapkan segera mendapatkan rekomendasi dari partainya karena ini merupakan aspirasi dan kebaikan.
“Prabowo sudah memberikan dukungan, dan ini akan menyambut kemenangan Bu Khofifah di Jawa Timur serta kemenangan lainnya. Segala kekurangan pada periode lalu harus diperbaiki melalui program Nawa Bhakti Satya untuk menyongsong Indonesia 2045 yang lebih baik. Terpenting, program-program Khofifah harus sejalan dengan visi Prabowo,” tutupnya.
















