, Gorontalo Utara – Sila N Botutihe, Pj Bupati Gorontalo Utara, mengingatkan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru saja dilantik untuk memegang teguh prinsip netralitas selama proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gorontalo Utara tahun 2024. Rabu (19/06/2024)
Dalam sebuah pernyataan resmi, Botutihe menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan, terutama menjelang perhelatan politik yang sangat krusial ini.
Botutihe mengungkapkan bahwa sebagai aparatur sipil negara, PPPK memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat secara adil dan tidak memihak. Beliau menambahkan bahwa setiap tindakan yang menunjukkan keberpihakan dapat merusak citra dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Oleh karena itu, diharapkan agar semua PPPK yang baru dapat menjadi contoh dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan keadilan.
Pernyataan ini datang di saat yang tepat ketika Gorontalo Utara bersiap untuk memasuki tahapan penting dalam demokrasi lokalnya. Dengan pemilihan kepala daerah yang dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2024, mata publik tertuju pada para pejabat dan pegawai pemerintah untuk memastikan bahwa proses pemilihan berjalan dengan lancar, jujur, dan adil.
Sila N Botutihe juga mengingatkan bahwa netralitas bukan hanya tentang sikap pasif, tetapi juga tentang aktif dalam mengawasi dan melaporkan setiap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu integritas pemilihan. Ini adalah seruan bagi semua PPPK untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan pemilihan yang sehat dan bebas dari intervensi politik.
Botutihe berharap dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen para PPPK terhadap tanggung jawab mereka sebagai pelayan publik. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa Pilkada Gorontalo Utara 2024 dapat menjadi contoh bagi proses demokrasi yang matang dan bertanggung jawab di Indonesia. (BYP)
















