, Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah mengadakan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di GPU Tambung Bungai, Kota Palangka Raya, Rabu (26/6/2024) pagi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan layanan kesehatan prima dan gratis kepada masyarakat Kota Palangka Raya.
Layanan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Bhayangkara ke-78 yang dilaksanakan oleh Polda Kalteng melalui Biddokkes, Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, dan Polres jajaran.
Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., yang mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, mengungkapkan bahwa bakti kesehatan yang dilaksanakan meliputi operasi katarak, operasi bibir sumbing dan celah lelangit, donor darah, khitanan massal, pengobatan umum, skrining stunting, pemeriksaan kesehatan disabilitas, serta pemeriksaan ibu hamil.
“Melalui kegiatan ini, Polri berusaha menjalin hubungan yang harmonis dan memperkuat kepercayaan antara Kepolisian dan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Kabidokkes) Polda Kalteng, Kombes Pol dr. Danang Pamudji, M.A.R.S., melalui Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, Kompol dr. Anton Sudarto, menyampaikan bahwa bakti kesehatan ini serentak dilaksanakan di 14 polres jajaran Polda Kalteng dengan menggandeng tenaga medis dan paramedis dari Polri serta relawan kesehatan lainnya.
“Untuk bakti kesehatan di Polda Kalteng, diikuti kurang lebih 3.384 orang dengan melibatkan 207 tenaga kesehatan, dan untuk bakti sosial, kami siapkan 1.630 bantuan sosial berupa paket sembako,” katanya.
Selain membagikan bantuan sosial, Polda Kalteng juga menyerahkan bantuan alat bantu disabilitas berupa kursi roda dan tongkat sebanyak 16 buah untuk penyandang disabilitas yang membutuhkan.
Dalam kegiatan ini, Polri berhasil memecahkan Rekor MURI dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas terbanyak, yaitu sejumlah 10.000 peserta di seluruh wilayah Indonesia.
“Dengan berbagai kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi positif dengan wujud kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tutup dr. Anton. (Nala)
















