, Jakarta – Proses seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) periode 2024-2029 mulai menampilkan sejumlah nama potensial. Di antara mereka adalah Dr. Harli Siregar, yang pernah menjabat sebagai Wakajati serta Plt. Kajati Babel pada tahun 2022.
Saat ini, Harli Siregar memegang posisi sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI. Kehadiran Harli dalam daftar calon pimpinan KPK semakin memperkuat posisi kejaksaan dalam lembaga antikorupsi tersebut.
Munculnya nama Harli disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Ikatan Media Online (IMO) Indonesia. Yakub F. Ismail, Ketua Umum (Ketum) IMO Indonesia, memuji Harli sebagai sosok dengan pengalaman dan kredibilitas tinggi dalam kepemimpinan.
“Beliau punya segudang pengalaman di dunia kepemimpinan. Tidak perlu saya sebutkan satu per satu. Cukup dengan membaca rekam jejaknya saja sudah bisa disimpulkan betapa orang ini cukup berpengalaman,” kata Yakub di Jakarta, Jumat (19/7).
Yakub mengakui bahwa meskipun belum terlalu lama mengenal Harli secara pribadi, nama Harli sudah sangat dikenal di lingkungan kejaksaan. “Memang secara kedekatan belum terlalu lama. Tapi, beliau orang yang cukup dikenal di instansinya,” tambahnya.
Yakub berharap dengan masuknya Harli dalam seleksi Capim KPK, akan ada lebih banyak opsi terbaik untuk memilih pimpinan KPK di masa mendatang. “Kita butuh figur yang tidak hanya cakap dan handal dalam mengeksekusi tugas dan tanggung jawabnya, tapi juga keteguhan moral dan integritas dalam menegakkan keadilan. Dan kita optimis kualitas itu ada pada beberapa figur yang muncul belakangan ini, salah satunya adalah pak Harli Siregar,” jelasnya.
Harli Siregar, dengan latar belakang dan pengalamannya, diyakini mampu membawa KPK ke arah yang lebih baik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk IMO Indonesia, menunjukkan kepercayaan bahwa Harli bisa menjadi pimpinan yang diandalkan dalam menjaga integritas dan menegakkan keadilan di negeri ini. (***)
















