, Palangka Raya – Sanggar Seni Budaya (SSB) Tut Wuri Handayani, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya dan Dewan Kesenian Palangka Raya, menggelar kegiatan bertajuk “Spirit of Sorajan Ganap Hatue Bawi Betang Tut Wuri Handayani.” Acara yang berlangsung di UPT. Taman Budaya Kalimantan Tengah, Jalan Temanggung Tilung XIII Palangka Raya pada Sabtu (20/7/24), ini dibuka oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora Kota Palangka Raya, Murni Pelita, yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Palangka Raya, Hj. Iin Hendrayati Idris, S.Sos., MM.
Tut Wuri Handayani, sebuah sanggar seni tari dan musik tradisional yang telah berdiri sejak 14 April 1984, terus eksis dan berkontribusi dalam mengisi berbagai acara pemerintahan dan event kesenian di Palangka Raya. Sanggar ini terletak di Jalan Sangga Buana Palangka Raya dan memiliki sejarah panjang dalam melestarikan budaya lokal.
Dalam sambutannya, Murni Pelita menyampaikan terima kasih atas dedikasi almarhum Jimmy O. Andien, mantan pimpinan sanggar Tut Wuri Handayani dan Ketua Dewan Kesenian Kota Palangka Raya periode 2019-2023. “Atas nama pemerintah kota Palangka Raya, kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian almarhum yang telah banyak berkolaborasi dengan Dewan Kesenian Kota Palangka Raya dalam menjalankan berbagai program seni budaya,” ujar Murni.
Murni juga menekankan bahwa meskipun banyak program yang belum terselesaikan bersama almarhum Jimmy O. Andien, pemerintah kota bersama Dewan Kesenian akan terus melanjutkan program-program tersebut untuk memajukan seni budaya di Palangka Raya. “Kami berkomitmen untuk melanjutkan dan menyelesaikan program-program ini bersama-sama,” tambahnya.
Wildae Desyanthy Binti, Kepala UPT. Taman Budaya Kalteng, menyampaikan rasa bangganya karena Taman Budaya dipilih sebagai tempat untuk pentas karya mengenang 40 hari berpulangnya tokoh seni budaya Kalimantan Tengah, Jimmy O. Andin. “Kami hanya bisa memfasilitasi, tetapi sangat bangga karena panggung terbuka Taman Budaya dipilih untuk pentas karya ini,” katanya.
Neny Irawaty Sintha, Ketua SSB Tut Wuri Handayani sekaligus istri almarhum Jimmy O. Andin, menjelaskan bahwa “Spirit of Sorajan” mengangkat sosok spiritual yang melambangkan pribadi rendah hati, cerdas, dan bijaksana. “Diharapkan semangat ini selalu hadir dalam diri para pelaku seni, membawa kekeluargaan dan kebersamaan seperti rumah betang,” ungkap Neny.
Neny juga berharap agar ke depan, pagelaran ini terus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah sebagai bentuk pelestarian seni dan budaya serta apresiasi terhadap kontribusi almarhum Jimmy O. Andin. “Kami berharap dukungan ini berlanjut untuk melestarikan seni budaya yang telah diwariskan,” tambahnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Kabid Kebudayaan Disparbudpora Kota Palangka Raya, Murni Pelita; Kepala UPT. Taman Budaya Kalteng, Wildae Desyanthy Binti; Dewan Kesenian Kota Palangka Raya; pimpinan dan anggota SSB Tut Wuri Handayani; serta anak didik SSB Tut Wuri Handayani. Pagelaran ini menjadi momen penting untuk mengenang dan menghormati dedikasi Jimmy O. Andin dalam memajukan seni budaya di Kalimantan Tengah. (Nala)

















