, Gorontalo Utara – Wakil Ketua I DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran, menegaskan bahwa pembahasan perubahan anggaran tahun 2024 harus diselesaikan dalam waktu kurang lebih dua pekan. Pernyataan ini disampaikan Roni dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang digelar pada Senin, 5 Agustus 2024, sebagai lanjutan dari pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025. Rapat tersebut dihadiri oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gorontalo Utara.
Roni Imran menekankan pentingnya memanfaatkan waktu yang ada secara optimal untuk memastikan bahwa perubahan anggaran 2024 dapat disahkan tepat waktu. “Kami berharap bupati dapat segera mengeluarkan surat edaran terkait padatnya agenda yang akan dilaksanakan selama dua pekan ke depan,” ujar Roni.
Ia menjelaskan bahwa dalam waktu sepekan ini, pihak Banggar akan bekerja keras untuk menyelesaikan pembahasan agar paripurna perubahan anggaran dapat dilaksanakan sebelum tanggal 23-24 Agustus, yaitu sebelum pelantikan anggota DPRD yang baru. Perubahan anggaran ini juga akan menjadi acuan dalam penyusunan plafon anggaran untuk tahun depan.
Roni Imran, yang juga merupakan anggota legislatif dari Partai NasDem, menambahkan bahwa Banggar akan meminta waktu khusus untuk membahas isu-isu penting yang menjadi amanat undang-undang serta isu-isu yang masuk dalam kategori mandataris. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa OPD tidak bingung dengan perubahan tersebut dan untuk membahasnya secara terpisah sebelum dihadirkan dalam rapat pembahasan bersama dengan seluruh OPD.
“Setelah pembahasan khusus ini selesai, hasilnya akan disampaikan dalam rapat pembahasan bersama yang akan dihadiri juga oleh para OPD,” terang Roni.
Dengan komitmen untuk menyelesaikan perubahan anggaran tepat waktu, DPRD Gorontalo Utara menunjukkan dedikasinya dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran demi keberlanjutan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Red)

















