Tuban – Puluhan masa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Tuban melakukan aksi unjuk rasa di PT. Semen Indonesia(08/08/2024).
Puluhan aksi massa yang tergabung di FSPMI melakukan rute aksi dari lapangan Temandang ke kantor PT. Semen Indonesia, kantor DPRD dan terakhir di kantor Pemda Tuban.
M. Nur Faqih koordinator lapangan aksi menjelaskan bahwa tuntutan aksi yang dilakukan teman teman yang tergabung di FSPMI khususnya pekerja kebersihan menuntut bahwa PT semen Indonesia harus mengembalikan status pekerja seperti semula.
“Tuntutan kita bersama teman – teman adalah untuk menuntut PT semen Gresik untuk mengembalikan status pekerja seperti semula (PKWT bulanan) kepada pekerja kebersihan seksi Tuban 2,3 dan 4”, tuturnya.
Lanjut M Nur Fakih, ia kecewa bahwa dalam aksinya tersebut pihak PT Semen Indonesia tidak mau menemui para teman teman pendemo.
Disisi lain ketua FSPMI, Duraji saat dihubungi melalui pesan WhatsApp ia menjelaskan bahwa demo hari ini tidak ditemui pihak dari PT semen Indonesia.
Lanjut ketua FSPMI “ia berharap PT Semen Indonesia merevisi tor kontrak kerja dengan perusahaan alihdaya agar kesejahteraan bisa terpenuhi kembali” tandasnya.
Dalam tuntutan aksi tersebut
1. PT. Semen Indonesia Harus hapuskan diskriminasi yang terjadi dalam tubuh BUMN
2. Menuntut PT Semen Indonesia Group sebagai pemberi kerja untuk melakukan revisi TOR (term of reference) yang merampas hak dan kesejahteraan pekerja.
3. Kembalikan status pekerja seperti semula (PKWT bulanan) kepada pekerja pembersihan seksi Tuban 2,3 dan 4.
4. Mendesak DPRD Tuban menggunakan kewenangan untuk memanggil dan mengevaluasi kebijakan PT semen Indonesia agar hak dan kesejahteraan pekerja bisa terpenuhi.
5. Di penghujung jabatan, kamu meminta Bupati Tuban agar mendukung perjuangan pekerjaan serta memberi perlindungan hukum demi terpenuhinya kesejahteraan buruh di kabupaten Tuban. (***)

















