, Gorontalo Utara – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tahun ini memberikan makna khusus bagi RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) di Gorontalo Utara. Lebih dari sekadar perayaan, momen kemerdekaan ini menjadi titik tolak bagi rumah sakit tersebut untuk memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Semangat kemerdekaan yang dirayakan oleh seluruh rakyat Indonesia juga dirasakan oleh tenaga medis dan staf RSUD ZUS yang siap melanjutkan perjuangan dengan cara mereka sendiri—melalui peningkatan pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD ZUS, dr. Mohamad Ardiansyah, M.Kes, menekankan bahwa semangat kemerdekaan ini menjadi inspirasi bagi semua pihak di rumah sakit untuk berkontribusi secara nyata kepada masyarakat. “Makna kemerdekaan bagi kami di RSUD ZUS adalah kebebasan untuk terus maju dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik. Seperti halnya para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan bangsa, kami juga berjuang untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam rangka HUT ke-79 Kemerdekaan RI, RSUD ZUS juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah maupun yang dilaksanakan secara internal. Partisipasi RSUD ZUS dalam kegiatan seperti upacara bendera dan gerak jalan memperlihatkan bahwa komitmen mereka tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan, tetapi juga pada upaya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Dr. Mohamad Ardiansyah menambahkan bahwa semangat kemerdekaan ini juga sejalan dengan langkah-langkah strategis yang telah diambil oleh RSUD ZUS dalam beberapa tahun terakhir. Dengan menjadi Rumah Sakit Pengampu Jejaring Pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA), RSUD ZUS kini memikul tanggung jawab yang lebih besar dalam mengatasi berbagai penyakit kritis di wilayah Gorontalo Utara dan sekitarnya.
“Kami memaknai kemerdekaan ini dengan tekad untuk terus memperbaiki diri. Kami sadar bahwa tanggung jawab kami semakin besar, terutama setelah kami ditunjuk sebagai pengampu jejaring layanan kesehatan kritis. Namun, semangat kemerdekaan memberikan kami dorongan tambahan untuk terus berusaha menjadi yang terbaik dalam memberikan layanan kesehatan,” lanjut dr. Ardiansyah.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen rumah sakit untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pasien, terutama dalam situasi yang penuh tantangan seperti saat ini. “Semangat kemerdekaan tidak hanya kami maknai dari segi peningkatan fasilitas, tetapi juga dari segi tanggung jawab kami untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pasien dan keluarga mereka. Itu adalah bentuk kebebasan yang ingin kami berikan kepada masyarakat—bebas dari rasa khawatir ketika mereka datang ke RSUD ZUS untuk mendapatkan perawatan,” ungkapnya.
Sebagai institusi pelayanan publik, RSUD ZUS terus berupaya untuk menghidupi semangat kemerdekaan ini dengan meningkatkan kualitas layanan, memperkuat sarana dan prasarana, serta mengutamakan kebutuhan masyarakat. Dalam peringatan kemerdekaan kali ini, RSUD ZUS berharap agar semangat juang para pahlawan dapat menginspirasi seluruh tenaga medis dan staf dalam memberikan layanan terbaik.
“Pada akhirnya, kami percaya bahwa peringatan HUT RI ke-79 ini menjadi pengingat bagi kami untuk tetap semangat dalam melayani masyarakat. Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah hak setiap warga negara, dan kami di RSUD ZUS berkomitmen untuk memastikan hal itu terwujud,” pungkas dr. Ardiansyah.
Dengan semangat baru dan komitmen tinggi, RSUD ZUS siap menghadapi tantangan ke depan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di Gorontalo Utara. Semangat kemerdekaan ini menjadi landasan bagi rumah sakit untuk terus maju, memberikan yang terbaik, dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat. (Red)

















