, Gorontalo Utara – Tim Ombudsman Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja dan layanan publik yang diterapkan oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Zainal Umar Sidiki (RS ZUS) Gorontalo Utara. Penilaian ini dilakukan melalui pemantauan dan evaluasi yang berlangsung beberapa waktu lalu. Dalam pemantauan tersebut, sejumlah indikator unggulan, termasuk keterbukaan informasi dan sistem pelayanan yang transparan, mendapatkan perhatian khusus.
Direktur BLUD Rumah Sakit ZUS, dr. Mohamad Ardiansyah, M.Kes, menyambut baik hasil evaluasi tersebut. Menurutnya, rumah sakit telah berupaya untuk menciptakan sistem pelayanan yang jelas dan terbuka, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi yang dibutuhkan, termasuk jadwal praktik dokter spesialis dan prosedur layanan lainnya.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya dengan menyediakan sistem informasi yang transparan dan mudah diakses. Kami juga memiliki mekanisme pengaduan yang komprehensif, baik dalam bentuk manual maupun digital, untuk memastikan pasien bisa langsung memberikan masukan dan keluhan mereka,” ungkap dr. Ardiansyah.
Selain itu, dr. Ardiansyah menjelaskan bahwa rumah sakit telah mengimplementasikan beberapa inovasi untuk meningkatkan efisiensi layanan, seperti mempercepat proses pertemuan pasien dengan dokter umum maupun spesialis, baik di poliklinik rawat jalan maupun di Unit Gawat Darurat (IGD). Hal ini bertujuan untuk mempermudah akses pasien terhadap layanan medis yang mereka butuhkan.
Tim Ombudsman yang melakukan evaluasi juga memberikan apresiasi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh petugas rumah sakit. Petugas yang ramah, profesional, serta tidak diskriminatif menjadi salah satu nilai lebih yang mereka soroti. Namun, dalam laporan mereka, terdapat beberapa catatan yang perlu diperbaiki, di antaranya terkait kekurangan tenaga kerja di beberapa area.
“Kami memang menghadapi tantangan terkait keterbatasan jumlah tenaga kerja, terutama di sektor keamanan dan kebersihan. Saat ini, kami hanya memiliki enam petugas keamanan dan dua petugas kebersihan, sementara luas area rumah sakit cukup besar. Kami sedang mencari solusi untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja di area ini,” jelas dr. Ardiansyah.
Azhary Ferdiansyah, perwakilan Ombudsman Provinsi Gorontalo, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan, BLUD RS ZUS memiliki potensi besar untuk meraih predikat zona hijau dalam pelayanan publik. “Kinerja rumah sakit sudah sangat baik, namun masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, seperti penataan area parkir di IGD yang dapat menghambat jalur ambulans. Hal ini perlu segera diperbaiki agar tidak mengganggu kelancaran operasional rumah sakit,” ujar Azhary.
Ke depan, manajemen BLUD RS ZUS berkomitmen untuk terus memperbaiki kekurangan yang ada. Salah satunya adalah dengan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan melakukan penataan ulang area parkir untuk memastikan akses ambulans tetap lancar. Perbaikan-perbaikan ini diharapkan dapat mempertahankan kualitas pelayanan rumah sakit serta meningkatkan kepuasan pasien, yang pada akhirnya akan mendukung tercapainya visi rumah sakit sebagai institusi kesehatan unggulan di Gorontalo Utara.
Dengan komitmen yang kuat terhadap peningkatan layanan dan kesadaran akan pentingnya perbaikan berkelanjutan, BLUD RS ZUS menunjukkan bahwa meskipun sudah banyak prestasi yang diraih, mereka tetap terbuka untuk kritik dan siap untuk beradaptasi guna memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. (***)

















