Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam lokasi debat maupun di area sekitarnya. Personel dari berbagai satuan, termasuk Samapta, Brimob, Reskrim, Intelijen, dan Lalu Lintas, dikerahkan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Selain itu, pengamanan difokuskan untuk mencegah potensi gesekan antara pendukung masing-masing calon.
“Kami telah mempersiapkan strategi pengamanan secara matang untuk memastikan debat calon gubernur ini berjalan dengan aman dan damai. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat, terutama para pendukung, untuk menjaga suasana kondusif dan saling menghormati,” ujar Kaopsda OMP Polda Gorontalo.
Sebagai bagian dari Operasi Mantap Praja, langkah antisipatif juga diambil untuk mencegah gangguan keamanan, seperti patroli di area sekitar lokasi debat dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kelancaran akses menuju tempat acara. Tim intelijen juga dikerahkan untuk memonitor potensi kerawanan dan mengambil langkah pencegahan dini.
Selain pengamanan fisik, Polda Gorontalo juga aktif memberikan himbauan kepada masyarakat melalui media sosial dan kegiatan dialogis untuk menjaga Pilkada damai. “Debat adalah bagian penting dari demokrasi, dan masyarakat memiliki hak untuk menyaksikannya dengan aman. Oleh karena itu, kami akan memastikan bahwa semua pihak bisa berpartisipasi tanpa ada rasa khawatir akan gangguan keamanan,” tambah Kaopsda.
Polda Gorontalo berharap seluruh rangkaian Pilkada, termasuk debat calon gubernur, dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis. Melalui Operasi Mantap Praja, Polda Gorontalo berkomitmen mendukung penyelenggaraan Pilkada yang jujur, adil, dan bebas dari gangguan keamanan. (***)
