, Gorontalo Utara – Peristiwa tragis terjadi di Desa Milango, Dusun Milango, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Minggu (26/01/2025), setelah dua warga setempat, Haidin Arsad (Haidin) dan Ronal Muda (Onal), mengalami keracunan akibat mengonsumsi ikan buntal. Akibat kejadian ini, Haidin meninggal dunia, sementara Ronal masih dalam perawatan intensif di RSUD ZUS Gorontalo Utara.
Informasi ini disampaikan oleh Riskal Gou, warga setempat yang berada di lokasi kejadian dan turut membantu membawa korban ke RSUD ZUS.
Menurut Riskal, kejadian bermula setelah Haidin Arsad dan Ronal Muda selesai membersihkan rumah milik Rusni Nasaru, ibu Haidin. Karena merasa kedinginan setelah bekerja, keduanya memutuskan sarapan dengan nasi dan lauk ikan buntal hasil tangkapan sendiri.
“Setelah makan, keduanya melanjutkan aktivitas membersihkan rumah. Namun, sekitar pukul 09.00 pagi, Haidin mulai merasakan gejala seperti pusing, kesemutan, hingga kejang-kejang. Kondisinya semakin memburuk, dan ia segera dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong,” ujar Riskal saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Ronal Muda, yang awalnya masih sehat dan ikut membantu membawa Haidin ke rumah sakit, mulai mengalami gejala serupa pada pukul 12.00 siang. Ia segera dilarikan ke RSUD ZUS oleh keluarga dan kerabatnya. “Saat ini, Ronal masih dalam perawatan medis di RS,” tambah Riskal.
Ikan buntal dikenal mengandung racun tetrodotoxin, yang sangat berbahaya jika dikonsumsi tanpa pengolahan yang benar. Racun ini dapat menyebabkan gejala seperti pusing, kesemutan, mual, kejang, hingga kelumpuhan otot pernapasan yang bisa berujung pada kematian.
Kasus seperti ini mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang bahaya konsumsi ikan buntal dan perlunya kehati-hatian dalam mengolah makanan yang berisiko.
Peristiwa ini menggugah perhatian warga Desa Milango. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan edukasi lebih intensif kepada masyarakat mengenai bahaya ikan beracun seperti ikan buntal, serta langkah-langkah pengolahan makanan yang aman.
Tragedi ini menjadi pengingat serius tentang risiko konsumsi ikan buntal. Keluarga dan masyarakat Desa Milango kini berharap tidak ada lagi korban akibat ketidaktahuan akan bahaya racun ikan ini. Hingga berita ini diturunkan, Ronal Muda masih menjalani perawatan intensif di RSUD ZUS, sementara warga setempat berduka atas kepergian Haidin Arsad. (BYP)
















