Lampung Timur – Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Sukaman, memilih bungkam ketika dikonfirmasi mengenai dugaan pemotongan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang terjadi di desanya. Upaya konfirmasi melalui panggilan telepon WhatsApp sebanyak tiga kali tidak diangkat, sementara pesan WhatsApp yang dikirim berstatus centang dua biru, menandakan telah dibaca, namun tidak dibalas. Kamis (06/03/2025)
Sebelumnya, masyarakat Desa Mekar Jaya dihebohkan dengan dugaan pemotongan BPNT yang diduga dilakukan oleh oknum pendamping dan aparat desa. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengungkapkan bahwa pemotongan ini sudah berlangsung selama beberapa tahun dengan besaran antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per bulan.
“Pemotongan ini sudah lama terjadi, dan pihak desa, termasuk kepala desa serta sekretaris desa, diduga mengetahui namun membiarkannya,” ungkap salah satu KPM yang enggan disebut namanya.
Menurut keterangan warga, dalam pencairan bantuan periode Januari, Februari, dan Maret, seharusnya mereka menerima total Rp 600.000. Namun, setelah dipotong Rp 20.000 per bulan, jumlah yang diterima hanya Rp 540.000. Dana tersebut kemudian digunakan untuk menebus paket sembako senilai Rp 200.000 per bulan, yang terdiri dari:
- Beras 10 kg
- Gula pasir 0,5 kg
- Minyak goreng kemasan 1 liter
- Telur 1 kg
Seorang anggota pendamping yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan bahwa KPM diwajibkan menebus sembako seharga Rp 200.000, tetapi membantah adanya pemotongan dana bantuan. Ia mengklaim bahwa Rp 20.000 yang diambil merupakan biaya administrasi pencairan.
“Uang Rp 20.000 itu bukan pemotongan, melainkan biaya administrasi. Sebesar Rp 10.000 otomatis terpotong saat gesek kartu, Rp 6.000 untuk admin pemilik ATM, dan Rp 4.000 untuk pendamping sebagai pengurus karena kami tidak digaji. Keputusan ini sudah disepakati bersama dengan TKSK se-Kecamatan Jabung,” jelasnya.
Kasus ini telah menjadi perhatian masyarakat setempat yang berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk mengusut dugaan penyimpangan dalam penyaluran BPNT di Desa Mekar Jaya. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sukaman masih belum memberikan tanggapan terkait permasalahan tersebut. (Aan)

















