Gorontalo Utara — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 tahun 2025 di Kabupaten Gorontalo Utara mendapat perhatian khusus dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI, yang melakukan kunjungan resmi ke Posko TMMD di Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang, Rabu (14/5/2025).
Kunjungan Tim Wasev yang dipimpin oleh Marsda TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M., selaku Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kepala Staf Angkatan Udara, didampingi oleh Letkol Tek Sapriduan, S.T., selaku Pabandya Garkomsos Paban IV/Spotdirga, disambut hangat oleh Komandan Satgas TMMD Letkol Inf Rayner D.R. Wajong bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Gorontalo Utara.
Tampak hadir dalam penyambutan tersebut antara lain:
- Pj Bupati Gorontalo Utara diwakili oleh Kadis PUPR, Haris Latif
- Kapolres Gorontalo Utara AKBP Ahmad Eka Perkasa, SIK
- Dandim 1314/Gorontalo Utara Letkol Inf Rayner D.R. Wajong
- Kejari Gorontalo Utara Suprapto, S.H., M.H.
- DPRD Gorontalo Utara diwakili oleh Hendra Nurdin, S.HI
- Tokoh masyarakat dan aparat desa setempat
Dalam sambutannya, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Wasev dan seluruh unsur Forkopimda yang telah memberikan dukungan moril dan materil selama pelaksanaan TMMD. Ia menegaskan bahwa progres kegiatan fisik berjalan lancar sesuai rencana, termasuk pembukaan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan pembangunan fasilitas umum lainnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan sinergi dari pemerintah daerah serta masyarakat. Ini menjadi energi positif bagi kami di lapangan,” ujar Dansatgas TMMD 124.
Marsda TNI Palito Sitorus dalam arahannya menyampaikan bahwa kunjungan Wasev bertujuan untuk melihat langsung pelaksanaan program, mengevaluasi progres di lapangan, serta mendengarkan aspirasi masyarakat yang menjadi sasaran TMMD.
“Program ini tidak hanya membangun fisik, tetapi juga menanamkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat Ombulodata yang luar biasa dalam mendukung TMMD,” ucapnya.
Selama kunjungan, Tim Wasev meninjau beberapa titik sasaran fisik, termasuk pembangunan jalan desa hasil swadaya lahan masyarakat yang diperkirakan bernilai Rp500 juta. Selain itu, mereka juga menyempatkan berdialog dengan warga yang menyampaikan rasa syukur atas hadirnya program TMMD yang membawa perubahan signifikan bagi desa mereka.
Forkopimda Gorontalo Utara juga menilai bahwa kegiatan TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang harus terus dipertahankan. Mereka menekankan bahwa keberhasilan TMMD adalah hasil sinergi semua elemen: TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“TMMD adalah bukti bahwa pembangunan bisa dilakukan lebih cepat, efisien, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ungkap Haris Latif
Dengan target penyelesaian seluruh pekerjaan pada 3 Juni 2025, dan penutupan program pada 4 Juni 2025, TMMD ke-124 di Ombulodata diharapkan meninggalkan warisan penting bagi masyarakat: infrastruktur yang memadai dan semangat gotong royong yang lebih kuat.
TMMD di Gorontalo Utara bukan hanya soal membangun jalan atau rumah, tetapi membangun harapan, kepercayaan, dan solidaritas antara TNI dan rakyat demi kemajuan daerah terpencil (BYP)
















