Gorontalo Utara — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa tak hanya soal infrastruktur, tetapi juga transformasi sosial. Di Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang, TMMD hadir membangun kesadaran kolektif melalui penyuluhan lingkungan hidup yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan.
Bertempat di Posko TMMD ke-124 di Desa Molingkapoto, kegiatan ini mempertemukan tokoh-tokoh penting dari unsur TNI, pemerintah desa, dan penyuluh lingkungan hidup. Hadir dalam kegiatan tersebut Kopda Jefri Samana selaku Babinsa Ombulodata dari Koramil 1314-01/Kwandang, Sekretaris Desa Ibu Reykobago, S.IP, serta Penyuluh Lingkungan Hidup Gorontalo Utara, Ibu Novalia Warow.
Penyuluhan ini menjadi ruang dialog antara masyarakat dan para fasilitator perubahan, dengan harapan terbentuknya pola pikir baru tentang pentingnya menjaga alam sebagai warisan bagi anak cucu.
“TMMD bukan hanya membangun jembatan atau jalan, tapi juga membangun cara pandang masyarakat terhadap lingkungannya,” ujar Kopda Jefri Samana. Ia menambahkan bahwa TNI siap menjadi penggerak perubahan melalui kolaborasi nyata di tengah masyarakat.
Penyuluh lingkungan, Ibu Novalia Warow, menekankan pentingnya penyuluhan ini sebagai dasar untuk membentuk budaya hidup bersih dan tanggap terhadap isu-isu ekologi lokal.
“Kesadaran lingkungan adalah bagian dari disiplin sosial. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Ombulodata tidak hanya memahami pentingnya lingkungan, tetapi juga menjadi pelindung aktif bagi alam sekitar,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif berdiskusi dan merancang aksi nyata di tingkat desa.
Program TMMD ke-124 ini membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan desa terletak pada sinergi semua pihak—TNI, pemerintah, dan warga. Bukan sekadar membangun, tetapi membangkitkan: semangat gotong royong, disiplin, dan kepedulian lingkungan untuk masa depan yang berkelanjutan. (BYP)
















