Di Balik Seragam Loreng: Pratu Abdurrahman Umar, Sang Pelari Tangguh dari Yonif 713/ST

Di Balik Seragam Loreng: Pratu Abdurrahman Umar, Sang Pelari Tangguh dari Yonif 713/ST (Foto: Penrem)

newstizen.co.id KOTAMOBAGU – Di tengah ribuan peserta yang memadati Lapangan Boki Hotinimbang dalam gelaran Fun Race Kotamobagu 2025, satu nama mencuri perhatian publik—Pratu Abdurrahman Umar, prajurit Yonif 713/Satya Tama. Dengan seragam kebanggaan TNI AD, ia tidak hanya hadir sebagai simbol pertahanan negara, tetapi juga sebagai simbol semangat sportivitas dan ketangguhan, setelah berhasil finis di posisi ketiga kategori 10K.

Torehan prestasi Pratu Umar bukan yang pertama, tetapi selalu menjadi istimewa. Di tengah padatnya tugas sebagai prajurit, ia mampu menyeimbangkan latihan militer dengan latihan lari profesional. Dalam lomba yang dibuka langsung oleh Wali Kota Kotamobagu, dr. Wenny Gaib, Sp.M., Sabtu (24/05/2025), Pratu Umar mencatat waktu 35,6 menit di lintasan 10 kilometer—waktu impresif untuk ajang terbuka dengan ribuan peserta dari berbagai kalangan.

Tak sendiri, Pratu Umar didampingi rekannya, Pratu Fajrin, yang juga mencetak prestasi gemilang dengan finis keempat di kategori 5K dengan waktu 16,34 menit. Duo prajurit ini menjadi representasi nyata bahwa keunggulan fisik dan mental yang dibentuk di dalam kesatuan mampu bersaing di ruang-ruang publik sipil.

Komandan Batalyon Infanteri 713/Satya Tama, Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.IP., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi kedua prajuritnya. “Kami sangat bangga. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan di satuan kami tidak hanya untuk kesiapan tugas militer, tetapi juga mendorong pengembangan potensi diri. Mereka adalah inspirasi bagi prajurit lainnya,” ujar Danyonif.

Lebih dari sekadar catatan waktu, prestasi ini adalah cerminan dari proses panjang pembinaan yang berkelanjutan. Danyonif Lomo menegaskan bahwa keberhasilan Pratu Umar dan Pratu Fajrin adalah hasil konsistensi dalam latihan, ketekunan, serta budaya kompetisi sehat yang ditanamkan dalam tubuh Yonif 713/ST.

“Prajurit bukan hanya bertugas menjaga kedaulatan, tetapi juga harus menjadi teladan dan inspirasi di tengah masyarakat. Kami akan terus mendukung mereka yang ingin berkembang, baik dalam karier militer maupun di bidang lain seperti olahraga,” pungkasnya.

Dengan semangat dan determinasi tinggi, Pratu Abdurrahman Umar tidak hanya naik podium—ia juga naik kelas sebagai inspirasi. Di balik seragam lorengnya, ada semangat juang yang terus menyala, dari medan latihan hingga garis finish. (***)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page