Mojokerto, 03 Juli 2024 – Pondok pesantren jin dan manusia Al Maghribi menggelar acara yang bertajuk ” Ruwatan Jasad ruh lan dunyo brono e Nang jolotundo” yang dihadiri oleh para santri dan warga masyarakat umum.
Acara spiritual yang bertujuan untuk membersihkan diri ini berlangsung khidmat di kawasan Candi jolotundo pada Selasa malam tanggal 01 Juli 2025.
Sebuah ritual ruwatan massal dengan tema “Ruwatan Semesta: Kembali menjadi anaknya ibu dan ayah”. Ritual ini merupakan tradisi leluhur yang bertujuan membersihkan diri dari hal hal negatif, baik yang melekat pada jasad, ruh(jiwa) maupun dunyo brono (harta benda).
” Penyelenggaraan ruwatan ini dilandasi oleh harapan agar para peserta dapat memperoleh kelancaran dalam pekerjaan dan usaha, kesehatan fisik, serta ketenangan dalam keluarga agar terhindar dari perselisihan (“gak gegeran”)” ucap Raden Ahmad.
Lanjut Raden Ahmad Tema utamanya menggarisbawahi pentingnya kembali pada ajaran leluhur untuk berbakti dan menghormati orang tua sebagai sumber berkah.
Acara ini diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Jin dan Manusia Al Maghribi yang dipimpin oleh R. Rahmat Saefullah. Prosesi ruwatan dipimpin langsung oleh pengasuh utama pondok, Romo KHJ. Rakay Muhammad. Sesi pembukaan diisi oleh Raden Ahmad dan dilanjutkan oleh Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., yang dikenal sebagai motivator tingkat Asia sekaligus Direktur Thanks Institute Indonesia. Peserta yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang, terdiri dari santri, anak-anak, dan masyarakat umum yang memenuhi area pendopo dan sekitarnya.
Kegiatan spiritual ini mengambil lokasi yang sarat akan nilai sejarah dan budaya, yaitu di kompleks Candi Jolotundo, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Acara dilangsungkan pada hari Selasa, 1 Juli 2025, dimulai tepat 19.00 WIB hingga selesai.

















