Maut di Arena Terlarang: Warga Tewas Tertusuk Taji dalam Judi Sabung Ayam, Diduga Dibekingi Oknum Aparat

Maut di Arena Terlarang: Warga Tewas Tertusuk Taji dalam Judi Sabung Ayam, Diduga Dibekingi Oknum Aparat (Foto: Tangkapan Layar)

newstizen.co.id Luwu Timur, 12 Juli 2025 – Praktik judi sabung ayam kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Luwu Timur. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah terkena taji ayamnya sendiri dalam sebuah arena sabung ayam di Wotu, Kecamatan Wotu. Korban sempat dilarikan ke RS Ilagaligo Wotu namun nyawanya tak tertolong.

Tragedi ini menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi korban viral di akun Info Kejadian Lutim. Dalam unggahan tersebut, seorang wanita berinisial MZ menyebut bahwa korban meninggal akibat luka fatal yang disebabkan oleh taji ayam saat tengah berjudi.

“Ini kejadiannya di Wotu. Katanya tertusuk taji ayam sendiri waktu main sabung ayam,” ujar MZ dalam video yang beredar luas.

Peristiwa tragis ini membuka kembali sorotan publik terhadap maraknya arena sabung ayam ilegal di Luwu Timur. Berdasarkan keterangan masyarakat, aktivitas perjudian ini bukan hal baru. Beberapa wilayah yang disebut kerap menjadi lokasi sabung ayam antara lain Wotu, Kertoraharjo, Lopi Desa Pancakarsa, dan Lakawali.

Ironisnya, warga menduga kuat praktik haram ini berjalan mulus karena adanya keterlibatan oknum aparat hukum berinisial AP. “Kalau tidak ada yang beking, tidak mungkin mereka berani buka terang-terangan begitu. Sudah sering digerebek, tapi tetap jalan. Setelah digerebek, pindah lokasi saja,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Lebih lanjut, warga menduga bahwa sebelum membuka arena, para pelaku terlebih dahulu melobi oknum aparat agar mendapat ‘lampu hijau’. Hal ini memperkuat dugaan bahwa praktik judi sabung ayam di Luwu Timur tidak hanya menjadi persoalan sosial, tetapi juga mencerminkan bobroknya integritas penegakan hukum di lapangan.

Kematian seorang warga akibat sabung ayam bukan hanya menambah daftar korban dari aktivitas ilegal ini, tetapi juga menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum setempat. Masyarakat menuntut agar kepolisian dan pemerintah daerah bersikap tegas, tidak lagi membiarkan wilayahnya menjadi surga bagi perjudian dan aksi premanisme terselubung.

“Kami butuh tindakan nyata, bukan hanya razia sesaat. Kalau tidak ada penindakan serius, tragedi seperti ini akan terus berulang,” tutur warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan oknum aparat maupun hasil investigasi atas kematian korban sabung ayam tersebut. (KonTim)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page