Gorontalo Utara, 20 Juli 2025 – Dunia kesehatan Gorontalo Utara mendapatkan angin segar dengan kembalinya salah satu putra daerah terbaik yang telah menyelesaikan pendidikan subspesialis Onkologi. Dokter spesialis yang juga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki ini siap kembali mengabdi di tanah kelahirannya, memberikan harapan baru bagi para pasien kanker di wilayah ini.
Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, menyampaikan bahwa kehadiran dokter subspesialis onkologi ini merupakan tonggak penting dalam sejarah pelayanan kesehatan daerah, khususnya dalam penanganan penyakit kanker yang selama ini menjadi salah satu momok bagi masyarakat.
“Yang bersangkutan merupakan aset daerah yang telah menempuh pendidikan subspesialis onkologi dan akan segera kembali bertugas di rumah sakit. Ini akan sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan kepada pasien kanker yang jumlahnya kian meningkat,” jelas dr. Ardiansyah.
Dalam waktu yang bersamaan, Pemerintah Daerah Gorontalo Utara menunjukkan komitmennya dengan mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 untuk pembangunan fasilitas kemoterapi di lingkungan RSUD Zainal Umar Sidiki. Ini menjadi sinergi nyata antara penguatan sumber daya manusia kesehatan dan peningkatan infrastruktur layanan onkologi.
“Pembangunan fasilitas kemoterapi sudah masuk dalam perencanaan tahun ini. Kami berharap, dengan hadirnya dokter subspesialis dan sarana yang memadai, pasien kanker bisa mendapatkan layanan komprehensif di daerah, tanpa harus dirujuk ke luar wilayah,” tambah dr. Ardiansyah.
Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan layanan spesialistik kanker yang selama ini masih sangat terbatas. Selama bertahun-tahun, banyak pasien dari Gorontalo Utara harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi kanker, yang tidak hanya menguras biaya, tetapi juga waktu dan tenaga. Kini, harapan itu mulai tumbuh dari daerah sendiri.
Tak hanya sebagai terobosan layanan, kehadiran dokter subspesialis onkologi ini membuka peluang untuk edukasi dan deteksi dini kanker secara lebih masif. Dengan pendampingan tenaga ahli di bidangnya, RSUD Zainal Umar Sidiki dapat menginisiasi program promotif dan preventif secara berkelanjutan, mulai dari penyuluhan, skrining, hingga rujukan terencana.
Diharapkan, ke depan Gorontalo Utara bisa memiliki sistem penanganan kanker yang terpadu—dari hulu ke hilir—dengan pendekatan medis, sosial, dan psikologis yang humanis. Kesehatan bukan sekadar urusan penyakit, tapi juga tentang martabat hidup warga yang lebih sehat, dekat, dan terjangkau.
Kembalinya dokter subspesialis onkologi ke RSUD dr. Zainal Umar Sidiki adalah momentum penting untuk memperkuat sistem kesehatan daerah, khususnya dalam menangani penyakit kanker. Dengan dukungan fasilitas kemoterapi yang segera dibangun, masyarakat Gorontalo Utara kini memiliki akses yang lebih baik dan lebih dekat terhadap layanan kanker. Ini bukan hanya kabar baik, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan negara terhadap hak dasar masyarakat: hidup sehat dan bermartabat. (BYP)
















