Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara kepolisian dengan elemen masyarakat sipil, khususnya organisasi kemasyarakatan yang lahir dari kalangan alumni aktivis kampus.
Ketua IKA PMII Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas waktu dan perhatian yang diberikan Kapolda. Ia menegaskan bahwa IKA PMII siap menjadi mitra strategis Polda Gorontalo dalam membangun kesadaran hukum, mendorong partisipasi aktif masyarakat, serta menangkal paham radikalisme dan intoleransi.
“IKA PMII adalah wadah intelektual dan kader bangsa yang berkomitmen menjaga kondusivitas daerah. Kami siap berkolaborasi untuk kemajuan Gorontalo,” ujarnya.
Kapolda Gorontalo menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban tidak bisa dilakukan hanya oleh kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi alumni pergerakan mahasiswa.
“Kepolisian membuka ruang seluas-luasnya untuk kerja sama. Peran strategis IKA PMII sebagai agen perubahan sangat penting dalam membangun kesadaran hukum dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” kata Kapolda.
Audiensi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kerja sama yang berkelanjutan.
Sebagai informasi, IKA PMII merupakan organisasi yang menghimpun para alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), salah satu organisasi kemahasiswaan Islam terbesar di Indonesia. IKA PMII aktif di bidang sosial, pendidikan, dan kebangsaan, dengan semangat menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dan keindonesiaan. (***)
