Tuban, Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMAN 1 Kenduruan. Sekolah ini berhasil meraih Juara 3 Kategori Perencanaan dan Pengembangan Usaha Berkelanjutan dalam ajang Millennial Entrepreneur Award (MEA) 2025) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan bergengsi ini berlangsung di Graha Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Dalam kompetisi tersebut, tim kewirausahaan SMAN 1 Kenduruan yang bernama KUS SERAFI tampil dengan inovasi bisnis kreatif yang mengusung konsep usaha berkelanjutan. Tim ini diketuai oleh M. Alvareza dengan anggota Gina Rahman, Karel Jospian, Yasmin Muntaz, Muaviya, dan Novita Dewi. Berkat perencanaan usaha yang matang, ide yang orisinal, serta strategi pengembangan yang berorientasi pada keberlanjutan, tim ini berhasil memikat perhatian para juri dan mengantarkan sekolah pada posisi tiga besar tingkat provinsi.
Ajang Millennial Entrepreneur Award (MEA) merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan menumbuhkan semangat kewirausahaan generasi muda, khususnya bagi peserta didik program SMA Double Track. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk berinovasi, berani berwirausaha, dan menciptakan ide bisnis yang berdaya guna serta berkelanjutan bagi masyarakat.
Keberhasilan tim SMAN 1 Kenduruan tidak lepas dari bimbingan dan dukungan penuh jajaran sekolah. Program Double Track di SMAN 1 Kenduruan dikoordinasi oleh Ibu Nur Ida Hasanatin, M.Pd. selaku Kepala Sekolah, dengan dukungan Bapak Sudjarwo, S.E. sebagai Administrator, Ibu Ika Dwi Safitri sebagai Fasilitator Double Track, serta para trainer kompeten yaitu Ibu Asriani, S.Pd. (Trainer Tata Boga Pastry & Bakery) dan Ibu Setyorini, S.Pd. (Trainer Multimedia Desain Grafis).
Kepala SMAN 1 Kenduruan, Ibu Nur Ida Hasanatin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.
> “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh tim KUS SERAFI. Ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik SMAN 1 Kenduruan mampu bersaing dan berinovasi dalam dunia kewirausahaan. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan berani bermimpi besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Ibu Ika Dwi Safitri, selaku fasilitator Double Track, juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi yang solid antara siswa dan pembimbing.
> “Melalui MEA 2025, kami melihat semangat luar biasa dari siswa untuk mengembangkan ide bisnis yang tidak hanya menguntungkan tetapi juga memiliki dampak sosial dan lingkungan yang positif,” ujarnya.
Dengan prestasi ini, SMAN 1 Kenduruan semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha di era digital.
















