Kebijakan Pemerintah Tuban Dinilai Rugikan Tukang Becak, Mata Pencaharian Kian Terdesak

newstizen.co.id Tuban, 09 November 2025 – Sejumlah tukang becak di Kabupaten Tuban mengeluhkan kebijakan Pemerintah Daerah yang dinilai semakin mempersulit mata pencaharian mereka. Kebijakan tersebut disebut-sebut lebih berpihak pada moda transportasi modern dan program-program baru yang tidak mempertimbangkan keberlangsungan penghasilan pekerja tradisional.

Keluhan ini muncul setelah beberapa titik pangkalan becak di kawasan kota Tuban dan sekitar alun-alun mulai dibatasi. Bahkan, beberapa tukang becak mengaku tidak lagi diperbolehkan mangkal di area yang selama ini menjadi lokasi mereka mencari nafkah.

“Kami disuruh pindah, katanya mengganggu pemandangan kota. Tapi kalau kami pindah jauh dari pasar atau alun-alun, siapa yang mau naik becak?” ujar M (57), salah satu tukang becak asal Kelurahan Ronggomulyo, Sabtu (8/11/2025).

Para tukang becak berharap Pemkab Tuban tidak hanya memoles keindahan kota, tetapi juga memperhatikan nasib rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari pekerjaan sederhana seperti mereka. Sebagian bahkan mengeluhkan menurunnya penghasilan harian akibat berkurangnya penumpang dan pembatasan wilayah operasi.

“Sekarang banyak kendaraan listrik dan ojek online, kami kalah saing. Ditambah lagi dilarang mangkal di tempat ramai, kami makin susah makan,” keluh Paidi (62), tukang becak lainnya.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Tuban menyatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan kota dan transportasi ramah lingkungan. Namun, hingga kini belum ada solusi nyata bagi para tukang becak yang terdampak langsung.

Beberapa kalangan masyarakat menilai kebijakan ini kurang berpihak kepada kelompok ekonomi lemah. Mereka menuntut agar pemerintah menyediakan alternatif seperti bantuan sosial, program konversi becak listrik, atau pelatihan kerja bagi para tukang becak yang kehilangan pelanggan.

“Modernisasi boleh, tapi jangan menghapus mata pencaharian rakyat kecil,” ujar aktivis sosial Tuban, Heri, yang mendesak DPRD Tuban memanggil pihak terkait untuk mencari solusi berkeadilan.

Dengan meningkatnya tekanan ekonomi, para tukang becak berharap pemerintah Kabupaten Tuban meninjau ulang kebijakan tersebut agar tidak menambah beban hidup masyarakat kecil di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page