Gorontalo – Sebanyak 71 siswa Pelatihan Satpam Gada Pratama mendapatkan pembekalan penting bertajuk Kemampuan Kepolisian Terbatas dalam kegiatan pembelajaran yang digelar di Mess Haji Kota Gorontalo, Senin (01/12/2025). Materi strategis ini disampaikan langsung oleh KOMPOL Karsum Ahmad, S.H., dengan pendekatan tegas namun komunikatif, sehingga mudah dipahami para peserta.
Dalam pemaparannya, KOMPOL Karsum Ahmad menekankan bahwa Satpam memiliki peran vital sebagai garda terdepan pengamanan di lingkungan kerja, namun tetap harus memahami batas kewenangan yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan. Menurutnya, pemahaman yang keliru terhadap kewenangan justru berpotensi menimbulkan persoalan hukum, baik bagi individu Satpam maupun institusi tempatnya bertugas.
“Satpam bukan polisi, tetapi mitra Polri. Karena itu, profesionalisme, etika, dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas pengamanan,” tegas Karsum Ahmad di hadapan para peserta.
Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia satuan pengamanan, agar mampu bertindak cepat namun tetap terukur, berani namun bertanggung jawab. Para peserta juga diberikan contoh-contoh situasi lapangan yang kerap dihadapi Satpam, sekaligus cara menyikapinya sesuai dengan prinsip kepolisian terbatas.
Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan tampak hidup. Para siswa aktif berdiskusi dan menunjukkan antusiasme tinggi, menandakan besarnya minat untuk memahami peran mereka secara utuh dan profesional.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para calon Satpam Gada Pratama tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan hukum, sehingga mampu memperkuat peran Satpam sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing. ###

















