Pedang Pora, Penanda Peralihan: Saat Tugas Usai, Keteladanan Tetap Menyala

Pedang Pora, Penanda Peralihan: Saat Tugas Usai, Keteladanan Tetap Menyala (Foto: Polri)

newstizen.co.id Gorontalo – Suasana haru dan penuh makna menyelimuti Gedung Azlea Convention Center saat Polda Gorontalo menggelar syukuran dan pelepasan Wisuda Purna Bakti Polri T.A. 2025. Bukan sekadar seremoni, momen ini menjadi penanda penting sebuah peralihan—dari tugas aktif menuju pengabdian dalam bentuk yang lain.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. hadir langsung memberikan sambutan sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara Pedang Pora, tradisi kehormatan yang sarat simbol. Di hadapan Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama, serta jajaran Polda Gorontalo, Kapolda memimpin prosesi yang menegaskan satu pesan kuat: pengabdian sejati tak berhenti pada masa dinas.

Pedang Pora bukan hanya barisan pedang yang terangkat, melainkan representasi perjalanan panjang para wisudawan—tentang disiplin yang ditempa, keputusan yang diambil di lapangan, dan komitmen menjaga marwah institusi. Setiap langkah yang dilewati di bawah bilah pedang itu seolah mengisahkan dedikasi yang telah mereka berikan untuk keamanan dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Kapolda menaruh hormat setinggi-tingginya kepada para senior Polri. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang diwariskan—integritas, loyalitas, dan profesionalisme—adalah fondasi yang harus terus dijaga generasi penerus. “Pengabdian para purnawirawan adalah teladan hidup. Semangat itu harus tetap menyala, menginspirasi kami yang masih bertugas,” ujar Kapolda.

Lebih jauh, Kapolda menekankan bahwa purna bakti bukan garis akhir. Justru, ini adalah awal babak baru—ruang bagi kontribusi sosial, keteladanan di masyarakat, serta peran kebangsaan yang tetap relevan. Dari keluarga, lingkungan, hingga ruang-ruang sosial, kehadiran para purnawirawan diharapkan terus memberi pengaruh positif.

Rangkaian acara ditutup dengan syukuran dan sesi foto bersama. Di sanalah senyum bercampur haru menguat—sebuah perpisahan dari rutinitas dinas, namun bukan dari nilai-nilai pengabdian. Pedang Pora telah diturunkan, tetapi keteladanan para purnawirawan Polda Gorontalo akan tetap berdiri tegak, menjadi cahaya bagi perjalanan Polri ke depan. ###

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page