Gorontalo – Ramadan selalu menghadirkan ruang sunyi untuk merenung dan waktu lapang untuk menanam kebaikan. Di tengah hari libur yang lazimnya diisi dengan istirahat, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni justru memilih langkah yang lebih bermakna: menyambangi Kampung Ramadan Raudhatul Athfal Dengilo, Sabtu (28/2/2026), untuk berbagi cahaya Al-Qur’an dengan anak-anak.
Di serambi Ramadhan itu, waktu ngabuburit tidak diisi dengan hiruk-pikuk, melainkan dengan lantunan ayat suci. Melalui kegiatan Ngabuburit Asik Bersama Pak Polisi, Kapolres duduk bersama anak-anak binaan Polsubsektor Dengilo, membimbing mereka membaca Al-Qur’an, menata huruf demi huruf, ayat demi ayat—seolah mengingatkan bahwa peradaban besar selalu bermula dari pendidikan iman yang sederhana.
Wajah-wajah polos anak-anak memantulkan antusiasme yang tulus. Di balik suara bacaan yang masih terbata, tersimpan harapan tentang masa depan yang berakhlak dan berkarakter. Kehadiran seorang perwira polisi di tengah mereka memberi pesan yang kuat: bahwa agama, pendidikan, dan keteladanan adalah fondasi utama menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat.
Kapolres Pohuwato menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar batin Polri untuk hadir sebagai bagian dari proses pembinaan moral umat, terutama generasi muda.
“Ramadan mengajarkan kita untuk kembali kepada nilai-nilai dasar kehidupan. Dengan mengaji bersama anak-anak, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, karena dari situlah lahir pribadi yang jujur, sabar, dan berakhlak mulia,” tutur Kapolres.
Sementara itu, Ipda Adam Ahmad menuturkan bahwa Kampung Ramadan Raudhatul Athfal Dengilo dihadirkan sebagai ruang aman dan teduh bagi anak-anak untuk belajar agama, memperkuat iman, serta mengisi Ramadhan dengan amal yang bernilai ibadah.
“Kami berharap dari tempat sederhana ini lahir generasi yang kuat iman dan akhlaknya. Kehadiran Bapak Kapolres menjadi teladan nyata bahwa mendidik anak-anak adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Menjelang azan magrib, kegiatan mengaji ditutup dengan doa dan harapan. Safari Ramadan Kapolres Pohuwato pun berlanjut dengan buka puasa bersama personel Polsubsektor Dengilo—sebuah penegasan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi tentang menyatukan hati, menguatkan ukhuwah, dan menebar cahaya kebaikan di tengah masyarakat. ###
















