Tuban 03 Maret 2026 – Antusiasme warga Kecamatan Rengel begitu tinggi saat digelarnya Pasar Murah Ramadhan 2026 di halaman Kantor Kecamatan Rengel, Selasa (3/3/2026). Sejak pukul 09.00 WIB, ratusan warga tampak berduyun-duyun mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Tuban ini menjadi angin segar di tengah lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Kenaikan harga di pasaran dinilai cukup membebani masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan.
Beberapa komoditas yang dijual dalam Pasar Murah Ramadhan 2026 antara lain beras, minyak goreng, gula kristal, telur, bawang merah, bawang putih, hingga cabai. Seluruh produk tersebut dijual dengan harga di bawah pasaran, sehingga tak heran jika dalam waktu singkat banyak stok yang habis diborong warga.
Salah seorang warga Rengel yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Terima kasih banyak untuk pemerintah Kecamatan Rengel. Dengan adanya pasar murah ini, kami sangat terbantu, apalagi kebutuhan pokok sedang naik. Paling tidak beban belanja berkurang dan kami merasa puas,” ujarnya.
Camat Rengel, Drs. Eko Wardono, M.K.P, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran dan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dan merasa terbantu. Pasar Murah Ramadhan 2026 ini merupakan inovasi kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Tuban untuk mencegah lonjakan harga dan menjaga stabilitas inflasi selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak kecamatan akan terus mendukung dan melaksanakan program-program Pemkab Tuban yang bertujuan menjaga kesejahteraan serta kenyamanan warga, khususnya di wilayah Rengel.
“Kami akan terus mencari terobosan agar masyarakat tidak selalu terbebani dengan kondisi ekonomi yang sulit,” pungkasnya.
Pasar murah ini digelar di setiap kecamatan di Kabupaten Tuban sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat. Diharapkan, langkah ini mampu menjaga daya beli warga sekaligus menstabilkan harga bahan pokok di pasaran.
Kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan dari petugas setempat, dan hingga siang hari antusiasme warga masih terlihat tinggi.
















