Pohuwato – Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kembali ditegaskan Polres Pohuwato dalam menghadapi perayaan Hari Raya Ketupat 2026. Momentum yang identik dengan lonjakan aktivitas masyarakat ini tidak dibiarkan tanpa pengawasan ketat. Ratusan personel diterjunkan dan disiagakan secara terstruktur di berbagai titik keramaian, Sabtu (28/3/2026).
Langkah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk keseriusan aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap meningkat saat libur panjang Lebaran. Pengamanan difokuskan secara terukur di dua pusat konsentrasi massa, yakni kawasan Pohon Cinta dan wilayah Paguat—dua titik yang diprediksi menjadi magnet keramaian.
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops AKP Syang Kalibato secara tegas menginstruksikan seluruh personel untuk bekerja maksimal, disiplin, dan responsif terhadap setiap dinamika di lapangan. Tidak ada ruang bagi kelengahan dalam pengamanan kali ini.
Distribusi personel dilakukan secara proporsional dan berbasis potensi kerawanan. Selain pengamanan terbuka, aparat juga diperintahkan aktif melakukan patroli dialogis guna memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi langkah preventif terhadap gangguan kamtibmas.
Pengamanan tidak hanya terfokus pada titik keramaian umum, tetapi juga menjangkau kegiatan hiburan rakyat seperti pertunjukan Reog di Paguat. Sementara itu, kawasan wisata Pantai Libuo berada dalam pengawasan khusus oleh Polsek Paguat, mengingat tingginya potensi risiko kecelakaan di area pesisir.
Di sisi lain, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) turut mengambil langkah strategis dengan melakukan pengaturan arus kendaraan di sejumlah titik rawan macet. Bahkan, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu jalur di kawasan Pohon Cinta akan diberlakukan guna mengurai kepadatan dan mencegah kemacetan total.
“Seluruh personel harus siaga penuh, tidak lengah, dan cepat mengambil tindakan apabila terjadi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Setiap kejadian menonjol wajib segera dilaporkan dan ditangani secara terkoordinasi,” tegas Kabag Ops.
Selain itu, pendekatan persuasif juga digencarkan melalui imbauan langsung kepada masyarakat. Keselamatan menjadi prioritas utama, terutama bagi pengunjung pantai dan pengguna jalan. Warga diminta menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak saat bermain di air, serta mematuhi seluruh arahan petugas.
Peringatan keras juga disampaikan terkait larangan konsumsi minuman keras (miras) yang kerap menjadi pemicu utama gangguan kamtibmas. Aparat tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Sebagai bentuk pelayanan maksimal, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif 24 jam apabila membutuhkan bantuan atau menemukan hal mencurigakan.
Dengan kesiapan penuh aparat dan partisipasi aktif masyarakat, Polres Pohuwato memastikan perayaan Hari Raya Ketupat tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga aman, tertib, dan terkendali. Ini adalah bukti bahwa negara hadir dan tidak memberi celah bagi gangguan keamanan sekecil apa pun.
















