Sopir dan Kernet Geruduk Fuel Terminal Pertamina Tuban, Protes Pemecatan Diduga Tak Adil

newstizen.co.id Tuban,10 April 2026 – Gelombang protes datang dari para sopir dan kernet yang bekerja di lingkungan Fuel Terminal PT Pertamina (Persero) Tuban. Mereka mendatangi lokasi kerja sebagai bentuk solidaritas terhadap dua pekerja, yakni AMT 1 dan AMT 2, yang diduga diberhentikan secara sepihak.
Aksi tersebut dipicu oleh keputusan pemecatan terhadap kedua pekerja yang dituduh melakukan kecurangan dalam operasional distribusi. Namun, para sopir dan kernet menilai keputusan itu janggal dan tidak transparan.
Menurut keterangan yang dihimpun, saat proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kedua pekerja tersebut diduga diarahkan oleh oknum pemeriksa untuk mengikuti alur tertentu. Hal itu disebut-sebut dilakukan dengan dalih agar sanksi yang dijatuhkan bisa lebih ringan.
“Awalnya dijanjikan akan diringankan, tapi kenyataannya malah langsung dipecat. Ini yang membuat kami merasa tidak adil,” ungkap salah satu rekan kerja yang enggan disebutkan namanya.
Para sopir dan kernet yang melakukan aksi mendesak manajemen untuk membuka secara transparan proses pemeriksaan yang dilakukan. Mereka juga meminta agar keputusan pemecatan ditinjau ulang, mengingat adanya dugaan tekanan dalam proses BAP.
Situasi di Fuel Terminal sempat memanas, namun tetap dalam pengawasan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Pertamina (Persero) terkait tuntutan para pekerja tersebut.
Para pekerja berharap ada keadilan dan kejelasan atas nasib rekan mereka. Mereka juga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan kepastian hukum dan perlakuan yang adil.

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page