google.com, pub-5958770480629355, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Diduga Ada Kejanggalan Sistem Antrean Obat di RSUD I Lagaligo Wotu, Keluarga Pasien Pertanyakan Transparansi Pelayanan

Diduga Ada Kejanggalan Sistem Antrean Obat di RSUD I Lagaligo Wotu, Keluarga Pasien Pertanyakan Transparansi Pelayanan (Foto: Dok)

newstizen.co.id LUWU TIMUR – Pelayanan di Instalasi Farmasi RSUD I Lagaligo Wotu kembali menjadi sorotan. Sejumlah keluarga pasien yang sedang mengantre pengambilan obat mengeluhkan adanya dugaan kejanggalan pada sistem antrean elektronik yang ditampilkan di layar monitor.

Keluhan tersebut disampaikan oleh beberapa keluarga pasien Poli Saraf yang mengaku telah menunggu cukup lama sesuai nomor antrean. Namun, saat nomor antrean mereka seharusnya dipanggil, layar antrean justru diduga melompat ke nomor berikutnya tanpa penjelasan dari petugas. Sabtu (10/10/2026)

Salah seorang keluarga pasien yang meminta namanya disamarkan menjadi Jumiati mengaku kecewa atas pelayanan yang diterimanya.

“Dari tadi saya perhatikan layar antrean berjalan normal sesuai urutan. Tapi ketika giliran nomor saya, tiba-tiba layar dimatikan dan setelah menyala lagi langsung loncat ke nomor 20. Saya heran, kenapa bisa begitu?” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa pelayanan belum sepenuhnya berjalan secara adil dan transparan.

“Kami jadi bertanya-tanya, apakah memang ada sistem tertentu sehingga pasien yang datang belakangan justru dipanggil lebih dulu. Kami tidak ingin menuduh, tetapi rumah sakit perlu memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan prasangka di masyarakat,” katanya.

Pantauan di lokasi, sejumlah pengunjung juga terlihat mempertanyakan mekanisme antrean setelah adanya perubahan nomor yang dianggap tidak sesuai dengan urutan yang tampil sebelumnya. Beberapa di antaranya mengaku tidak memperoleh penjelasan dari petugas mengenai alasan perubahan tersebut.

Masyarakat berharap manajemen RSUD I Lagaligo Wotu segera melakukan evaluasi terhadap sistem antrean pelayanan farmasi, terutama untuk memastikan seluruh pasien memperoleh hak pelayanan secara adil sesuai urutan.

Keluarga pasien juga meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, khususnya Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam serta Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, agar melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Kami hanya ingin pelayanan yang adil. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap rumah sakit. Kalau memang ada gangguan sistem, sampaikan secara terbuka kepada pasien agar tidak menimbulkan kecurigaan,” ujar Jumiati.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Manajemen RSUD I Lagaligo Wotu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan loncatan nomor antrean tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi Direktur RSUD maupun penanggung jawab Instalasi Farmasi untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan atas keluhan masyarakat.

Sesuai dengan prinsip keberimbangan, redaksi akan memuat penjelasan dari pihak rumah sakit pada pemberitaan lanjutan apabila klarifikasi telah diperoleh.

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page