Guru SMA Negeri 1 Kenduruan Raih Juara 1 Anugerah Guru PRIMA Tuban 2026, Andalkan Inovasi Pembelajaran Berbasis AI

Tuban 18 Oktober 2026 -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Tuban. Fitri Nurwijayanti, S.Pd., Gr., guru Bahasa Jawa SMA Negeri 1 Kenduruan, berhasil meraih Juara 1 Anugerah Guru PRIMA Kabupaten Tuban Tahun 2026 melalui inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Dalam ajang tersebut, Fitri mengusung inovasi bertajuk “MPI JAWARA AI: Media Pembelajaran Interaktif Berbasis AI untuk Meningkatkan Kemampuan Unggah-Ungguh Basa Jawa.” Inovasi ini dirancang untuk membantu peserta didik memahami dan menerapkan unggah-ungguh basa Jawa sesuai situasi komunikasi serta lawan tutur.

Melalui media pembelajaran interaktif tersebut, siswa diajak menganalisis berbagai situasi komunikasi, menentukan ragam bahasa Jawa yang tepat, hingga memperoleh umpan balik untuk meningkatkan keterampilan berbahasa secara santun.

Inovasi ini juga didukung evaluasi interaktif menggunakan platform Wordwall. Berdasarkan hasil evaluasi akhir terhadap 32 peserta didik, sebanyak 28 siswa atau 87,5 persen berhasil mencapai kriteria ketuntasan. Sementara itu, empat siswa lainnya atau 12,5 persen masih memerlukan pendampingan dan remedial.

Capaian tersebut menunjukkan upaya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Jawa, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar melestarikan bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan teknologi digital.

Keberhasilan Fitri tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar SMA Negeri 1 Kenduruan, tetapi juga mengharumkan nama PGRI Cabang Kenduruan.

Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan Fitri untuk mewakili Kabupaten Tuban pada ajang Anugerah Guru Prima tingkat Provinsi Jawa Timur, dalam kategori guru SMA/SMK/MA se-Kabupaten Tuban.

Kepala SMA Negeri 1 Kenduruan, Nur Ida Hasanatin, M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian yang diraih salah satu tenaga pendidik di sekolah tersebut.

Ia menilai prestasi itu menjadi bukti dedikasi, kerja keras, serta kemampuan guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang meraih penghargaan, melainkan juga menunjukkan bahwa guru mampu menghadirkan karya yang memberikan dampak positif bagi peserta didik dan lingkungan sekolah.

Pencapaian itu juga dinilai dapat meningkatkan reputasi sekolah serta menjadi motivasi bagi para guru lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas dan kualitas pembelajaran.

Inovasi MPI JAWARA AI menjadi contoh pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran bahasa daerah. Penggunaan AI dalam proses belajar diharapkan mampu membuat materi unggah-ungguh basa Jawa lebih interaktif dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pembelajaran bahasa daerah memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menumbuhkan kebiasaan menggunakan bahasa yang santun sesuai tata krama masyarakat Jawa.

Melalui inovasi tersebut, pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pemahaman materi, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan berkomunikasi secara tepat dan beretika.

Ke depan, prestasi Fitri Nurwijayanti diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik di Kabupaten Tuban untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta menjaga kelestarian bahasa dan budaya daerah.

Dengan capaian Juara 1 Anugerah Guru PRIMA Kabupaten Tuban Tahun 2026, Fitri kini membawa harapan untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur.

SMA Negeri 1 Kenduruan: Berprestasi, Berinovasi, dan Menginspirasi.

You cannot copy content of this page

Exit mobile version