Gorontalo Utara, 10 Juli 2025 – Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Umar Sidiki (RSZUS) tampil sebagai garda terdepan dalam mendukung visi-misi kepemimpinan baru Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu dan Nurjannah Polapa (TN). Dalam rangka menyukseskan program 100 hari kerja, RSZUS meluncurkan berbagai inovasi layanan, perencanaan strategis, hingga pembangunan sarana penunjang kesehatan.
Kegiatan internal yang berlangsung baru-baru ini di RSZUS menyoroti lima agenda besar yang menjadi landasan pengembangan pelayanan ke depan. Salah satunya adalah penjabaran Lima Cita TN yang kini diterjemahkan ke dalam program nyata pelayanan RSZUS—berfokus pada percepatan layanan, peningkatan mutu, dan penguatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.
Direktur RSZUS menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelaraskan seluruh program pengembangan rumah sakit dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Hal ini termasuk dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan RPJMD 2025–2030, yang kini mengedepankan pendekatan KSKK (Kebijakan Strategis Kecepatan dan Ketepatan), sebagai acuan pengambilan keputusan cepat dan akurat di lapangan.
Sejumlah langkah nyata telah dilakukan, seperti pembukaan layanan spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, serta kredensialing BPJS untuk layanan THT-KL, yang kini mulai melayani peserta BPJS secara resmi.
Tak hanya itu, RSZUS juga mengatasi krisis air bersih dengan pengeboran sumber air tanah dalam dan pemasangan instalasi air bersih yang kini mulai menunjukkan hasil positif. Dalam bidang penanganan penyakit berat, RSZUS bersiap membangun dua gedung baru: Gedung Perawatan Kemoterapi untuk pasien kanker, dan Gedung Hemodialisa untuk penderita gagal ginjal. Proses peletakan batu pertama sudah dijadwalkan dalam waktu dekat.
Sebagai bagian dari program RSZUS BERCAHAYA, rumah sakit ini juga melakukan pemasangan 22 titik lampu jalan, pengecatan gedung, dan giat kebersihan, guna menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih humanis dan nyaman bagi pasien dan keluarga.
Menariknya, RSZUS juga memperhatikan aspek psikososial dengan menghadirkan “Ruang Kasih Sayang”, yakni layanan konseling oleh dokter spesialis kejiwaan untuk korban kekerasan terhadap anak dan perempuan, sebagai bentuk empati dan pelayanan holistik terhadap masyarakat rentan.
Tak ketinggalan, keterlibatan aktif dokter spesialis RSZUS dalam kegiatan Motabi Kambungu di Desa Dudepo menunjukkan semangat kolaboratif rumah sakit daerah ini dalam menjangkau pelayanan hingga pelosok.
Dengan berbagai gebrakan tersebut, RSZUS membuktikan komitmennya sebagai institusi pelayanan kesehatan yang adaptif dan responsif terhadap arah pembangunan daerah. Dukungan terhadap program 100 hari kerja Bupati-Wabup TN ini menjadi tonggak awal transformasi sistem layanan kesehatan di Gorontalo Utara yang lebih inklusif, cepat, dan tepat sasaran. (BYP)
















