Gorontalo – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Gorontalo kini dituntut bukan hanya sebagai penjaga keamanan laut, tetapi juga motor penggerak ekonomi biru yang berkelanjutan. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Polairud yang dibuka secara resmi oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Gorontalo Kombes Pol. Rudi Haryanto, S.I.K., Kamis (2/10/2025) di Aula Cleopatra Resort, Bone Bolango.
Rakernis yang mengusung tema “Optimalisasi Polairud Presisi Guna Mendukung Ekonomi Biru Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju” ini dihadiri para pejabat utama Polda Gorontalo serta diikuti jajaran personel Dit Polairud.
Dalam sambutan Wakapolda yang dibacakan Irwasda, disampaikan bahwa Rakernis bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas personel Polairud, mengingat tantangan pengamanan laut semakin kompleks. Wilayah Gorontalo yang dikelilingi perairan utara dan selatan menuntut kesiapsiagaan yang lebih presisi, profesional, dan sinergis.
“Saya berharap Rakernis ini dapat melahirkan personel Polairud yang tangguh dan siap mendukung terwujudnya Indonesia Maju. Polairud harus mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan keamanan laut yang kondusif, sekaligus menopang pembangunan ekonomi biru di daerah,” ujar Kombes Pol. Rudi Haryanto.
Lebih jauh, dirinya menekankan agar peserta Rakernis memanfaatkan forum ini untuk memperkokoh semangat pengabdian, memperkuat koordinasi, serta melahirkan gagasan inovatif dalam mendukung sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata maritim.
Dengan luasnya potensi kelautan di Gorontalo, peran Polairud tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan laut tetap aman bagi aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Sinergi antara pengamanan dan pemberdayaan laut diyakini menjadi kunci terciptanya pembangunan berkelanjutan melalui konsep ekonomi biru. (***)

















