Mengandalkan Tuhan di Balik Seragam: Iman yang Menguatkan Langkah Pengabdian

Foto: Polri

newstizen.co.id Gorontalo – Di tengah dinamika tugas yang menuntut ketegasan dan keberanian, ada sisi lain yang kerap luput dari sorotan: kehidupan rohani di balik seragam para aparat kepolisian. Rabu, 29 Oktober 2025, suasana berbeda terasa di Gedung Serba Guna Polda Gorontalo. Derap langkah disiplin dan hiruk-pikuk rutinitas sejenak berganti dengan lantunan pujian dan doa dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel beragama Kristen.

Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Stenly Moniaga ini mengangkat tema yang sederhana namun sarat makna: “Hidup Mengandalkan Tuhan”, berdasarkan Yeremia 17:7 — “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”

Pesan itu menggema kuat di tengah ruangan, mengingatkan setiap insan Bhayangkara bahwa di balik kewenangan dan tanggung jawab besar, ada kebutuhan mendalam untuk bersandar pada kekuatan yang lebih tinggi dari sekadar logika dan kemampuan manusia.

“Sebagai abdi negara, tugas kita seringkali membawa kita pada situasi sulit, bahkan di ambang batas kekuatan manusia,” ujar Pdt. Stenly dalam khotbahnya. “Namun di sanalah iman diuji — apakah kita benar-benar mengandalkan Tuhan atau hanya mengandalkan diri sendiri.”

Turut hadir Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., bersama sejumlah pejabat utama Polda dan personel dari berbagai satuan seperti Brimob dan Polair. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa iman bukanlah urusan pribadi semata, melainkan fondasi moral yang memperkuat institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Lebih dari sekadar rutinitas ibadah, kegiatan Binrohtal ini menjadi ruang perenungan spiritual — tempat setiap anggota Polri diajak melihat kembali makna pengabdian dari perspektif ilahi. Bahwa menjalankan tugas bukan hanya soal prosedur dan aturan, tapi juga tentang memelihara hati yang jujur, tulus, dan berbelas kasih sebagaimana diajarkan oleh iman.

Polda Gorontalo melalui kegiatan ini menegaskan bahwa kekuatan sejati seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari ketegasan atau fisik yang tangguh, tetapi juga dari iman yang hidup dan karakter yang berakar pada nilai-nilai spiritual.

Ketika iman menjadi pusat kehidupan, setiap tindakan dan keputusan akan berpijak pada kebenaran, bukan kepentingan. Setiap langkah pengabdian pun menjadi bagian dari pelayanan yang suci — pelayanan kepada Tuhan melalui tugas kepada sesama.

Dengan semangat itu, Binrohtal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi napas spiritual yang menuntun setiap personel untuk tetap rendah hati, teguh, dan berpengharapan, meski di tengah kerasnya medan tugas.

Sebab di balik setiap seragam, tersimpan jiwa yang berdoa. Dan di balik setiap tugas yang berat, ada keyakinan yang lembut berbisik:
“Jika Tuhan di pihak kita, siapa lawan kita?” (TBN)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page