Gorontalo – Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo kembali menegaskan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kesehatan personel saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Mapolda Gorontalo, Jumat (20/02/2026). Apel tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU), personel Polri, serta ASN Polda Gorontalo dalam suasana tertib dan penuh khidmat.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan pesan tegas namun humanis terkait pemberian izin bagi anggota. Ia menekankan bahwa pada prinsipnya izin tetap dapat diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan pribadi personel. Namun, ketika organisasi tengah melaksanakan operasi kepolisian, terutama operasi terpusat, seluruh anggota wajib mengutamakan tugas negara di atas kepentingan pribadi.
“Kalau sedang operasi terpusat, tentu izin tidak bisa diberikan. Kita harus mengutamakan tugas,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari kesiapan dan loyalitas dalam setiap penugasan.
Kapolda juga menyoroti persoalan kedisiplinan, khususnya terkait keterlambatan. Ia memahami bahwa keterlambatan bisa saja terjadi karena faktor tertentu seperti kondisi kesehatan mendadak atau kemacetan. Namun yang paling utama adalah komunikasi dan itikad baik untuk segera menginformasikan kepada atasan atau rekan kerja.
“Kalau terlambat, informasikan. Jangan sampai tidak ada kabar. Kalau tanpa informasi, itu masuk kategori TK,” jelasnya.
Menurutnya, keterlambatan tingkat satu masih dapat ditoleransi dengan mengikuti apel di depan penjagaan. Namun apabila hingga selesai apel personel belum hadir tanpa keterangan, hal tersebut menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti oleh Provos sesuai aturan yang berlaku.
Di akhir arahannya, Kapolda menyampaikan pesan penting terkait kesehatan personel. Ia mengaku prihatin karena masih terdapat anggota yang mengalami gangguan kesehatan. Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian bersama, mengingat tugas kepolisian menuntut fisik dan mental yang prima.
Ia mengimbau seluruh personel untuk menjaga kebugaran, terutama di bulan suci Ramadan. Meski menjalankan ibadah puasa, anggota tetap dianjurkan melakukan olahraga ringan dan memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka.
“Walaupun puasa, tetap olahraga tipis-tipis. Perhatikan makanan saat sahur dan berbuka,” pesannya.
Kapolda bahkan mencontohkan perubahan pola konsumsi saat kegiatan buka puasa bersama di Polda, di mana menu yang disajikan lebih sehat dengan olahan rebus dan mengurangi makanan berminyak.
Melalui penekanan pada disiplin, komunikasi, dan kesehatan, Kapolda berharap seluruh personel Polda Gorontalo mampu menjaga profesionalisme serta kesiapan dalam menjalankan setiap tugas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus terpelihara dengan baik.

















