Gorontalo Utara – Dinamika tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks menuntut peningkatan kapasitas dan integritas para wakil rakyat di seluruh Indonesia. Dalam konteks tersebut, dua anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Windra Lagarusu dan Fitri Yusup Husain, ambil bagian dalam agenda nasional berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota wilayah khusus se-Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 7–10 April 2026 di Hotel Ciputra Jakarta ini menjadi forum strategis konsolidasi kader legislatif Partai Keadilan Sejahtera dalam memperkuat kualitas representasi politik berbasis nilai, etika, dan pelayanan publik.
Penguatan Peran Legislator Berbasis Nilai dan Etika
Mengusung tema “Wakil Rakyat yang Aspiratif, Akuntabel, dan Melayani Berbasis Nilai dan Etika Publik”, kegiatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan ruang penguatan kapasitas substantif bagi para legislator. Fokus utama diarahkan pada peningkatan akuntabilitas, sensitivitas sosial, serta kemampuan merespons kebutuhan masyarakat secara adaptif.
Bimtek tersebut secara resmi dibuka oleh Mohamad Sohibul Imam yang menegaskan bahwa tantangan politik modern tidak hanya berkutat pada aspek teknokratis, tetapi juga krisis nilai dalam ruang publik.
“Anggota DPRD harus tetap berpegang pada nilai dan etika, serta tidak terbawa arus materialisme dalam menjalankan amanah,” tegasnya.
Pendekatan Berbasis Segmentasi Sosial
Dalam arahannya, Sohibul Imam juga menyoroti pentingnya diferensiasi pendekatan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa strategi komunikasi dan intervensi kebijakan harus disesuaikan dengan karakteristik sosial masyarakat:
- Kelompok masyarakat bawah: pendekatan berbasis bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
- Kelompok menengah: pendekatan berbasis penguatan nilai moral, etika publik, dan kesadaran kolektif.
Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan efektivitas kebijakan sekaligus menjaga relevansi peran legislator di tengah heterogenitas sosial masyarakat Indonesia.
Dampak terhadap Tata Kelola Pemerintahan
Kegiatan Bimtek ini diharapkan memberi implikasi langsung terhadap peningkatan kualitas kinerja DPRD, terutama dalam tiga aspek utama:
- Penguatan integritas dan etika politik
- Peningkatan kualitas pelayanan publik
- Dorongan terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel
Partisipasi aktif Windra Lagarusu dan Fitri Yusup Husain mencerminkan komitmen DPRD Gorontalo Utara untuk tidak hanya berperan di tingkat lokal, tetapi juga terlibat dalam agenda peningkatan kapasitas legislatif secara nasional.
Komitmen Representasi yang Lebih Substantif
Keikutsertaan dalam forum nasional ini menjadi indikator bahwa transformasi peran legislator tidak lagi bersifat administratif semata, melainkan mengarah pada representasi yang lebih substantif—menggabungkan kompetensi teknis, sensitivitas sosial, dan integritas moral.
Dengan demikian, kehadiran delegasi dari Gorontalo Utara dalam forum ini bukan hanya simbol partisipasi, tetapi juga bagian dari upaya sistematis memperkuat kualitas demokrasi lokal dalam kerangka pembangunan nasional.

















