, Gorontalo – Dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi digital, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmont Harjendro, A.P., S.I.K., M.T., secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peliputan dan Pembuatan Berita Tahun Anggaran 2024. Acara ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Quality, Kota Gorontalo, dan merupakan bagian dari upaya Polda Gorontalo untuk mendukung program Polri yang Presisi.
Kegiatan Bimtek ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Satuan Kerja di Polda Gorontalo, khususnya personel Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) dari masing-masing Satuan Kerja (Satker). Tujuan utama dari Bimtek ini adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait teknik peliputan, penulisan berita, serta strategi komunikasi digital yang efektif.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Desmont Harjendro menekankan pentingnya penguasaan komunikasi digital di era informasi saat ini. Ia mengungkapkan, “Kemampuan dalam peliputan dan pembuatan berita yang baik sangat penting untuk menyampaikan informasi yang tepat kepada publik. Hal ini sejalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas Polri, serta mendukung kinerja Polri yang Presisi.”
Kombes Pol. Desmont juga menyebutkan bahwa Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme personel Humas Polda Gorontalo dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. “Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para personel Humas dapat lebih efektif dalam menggunakan berbagai platform digital untuk memberikan informasi yang cepat, jelas, dan akurat kepada publik,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Polda Gorontalo dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memenuhi tuntutan masyarakat akan informasi yang cepat dan akurat. Melalui Bimtek ini, Polda Gorontalo berharap dapat memperkuat kapasitas komunikasi internal serta eksternal, memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan sesuai dengan standar profesionalisme dan integritas Polri.
Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan bahwa setiap personel Humas dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung visi Polri yang Presisi—yakni, pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. (***)

















