Gubernur Agustiar Sabran Buka Musrenbang RKPD Kalteng 2025: Tekankan Visi Membangun Kalimantan Tengah Menuju Indonesia Emas 2045

Gubernur Agustiar Sabran Buka Musrenbang RKPD Kalteng 2025: Tekankan Visi Membangun Kalimantan Tengah Menuju Indonesia Emas 2045 (Foto: Nala)

newstizen.co.id Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (10/4/2025).

Acara strategis ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M., unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, para kepala daerah dari kabupaten/kota, seperti Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Bupati Kapuas Muhammad Wiyono, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, Bupati Katingan Saiful, dan Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkup Pemprov Kalteng.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menegaskan bahwa Musrenbang RKPD adalah forum penting untuk menyelaraskan arah pembangunan agar tercipta sinergi dan harmonisasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Ia menyampaikan bahwa pembangunan tahun 2026 merupakan bagian integral dari RPJMD 2025–2029, yang akan disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah terpilih periode 2025–2030.

“Visi kami sebagai Gubernur Kalimantan Tengah adalah Mengangkat harkat dan martabat, khususnya masyarakat Dayak dan umumnya masyarakat Kalimantan Tengah (Manggatang Utus), melalui kearifan lokal dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Agustiar Sabran.

Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan, yaitu:

  1. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pemanfaatan sumber daya alam lokal.

  2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif dan etis, sesuai falsafah Belom Bahadat.

  3. Membangun infrastruktur merata dan berkeadilan untuk memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi berbasis lingkungan.

  4. Meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

  5. Memberdayakan kearifan lokal dalam kebijakan dan program pembangunan daerah sebagai kontribusi terhadap Visi Indonesia Maju 2045.

Sebagai bagian dari arah strategis lima tahunan, Gubernur juga memperkenalkan Program Prioritas Huma Betang, yang terdiri dari enam pilar utama: Kalteng Bermartabat, Betang Maju, Betang Makmur, Betang Cerdas, Betang Sehat, dan Betang Harmoni.

Untuk 100 hari pertama kerja, terdapat delapan program prioritas yang akan dilaksanakan, yaitu:

  • Menyelaraskan program daerah dengan visi nasional Presiden Terpilih Prabowo Subianto, termasuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), lumbung pangan nasional, dan pencegahan stunting.

  • Sinkronisasi dan efisiensi anggaran.

  • Penataan struktur organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Kalteng.

  • Perencanaan dan implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan perlindungan sosial.

  • Penanganan infrastruktur jalan Palangka Raya–Kuala Kurun.

  • Peningkatan akses listrik desa dan internet di wilayah pedalaman.

  • Pengangkatan tenaga P3K.

  • Penguatan deteksi dini dalam pengendalian karhutla dan banjir.

Gubernur Agustiar juga memaparkan bahwa pembangunan wilayah Kalimantan Tengah akan dibagi dalam tiga zona utama, yakni:

  • Zona Timur: Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Barito Timur.

  • Zona Tengah: Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, Kapuas, Pulang Pisau, dan Katingan.

  • Zona Barat: Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan, Lamandau, dan Sukamara.

“Kami sangat mengharapkan sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD 2025 bertujuan untuk menyempurnakan rancangan akhir RKPD dengan memperhatikan masukan dari berbagai pihak.

“Forum ini menghasilkan kesepakatan penting yang dituangkan dalam Berita Acara Musrenbang RKPD Provinsi Tahun 2025. Dokumen tersebut mencakup visi, misi, arah kebijakan, indikator utama pembangunan, serta rencana program dan kegiatan prioritas daerah,” jelas Leonard.

Dengan berlangsungnya Musrenbang RKPD ini, diharapkan pembangunan Kalimantan Tengah ke depan dapat semakin terarah, partisipatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Rls/Nala)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page