Newstizen | Gorontalo Utara – Ketua Suara Parlemen Jalanan (SPJ) Gorontalo Utara (Gorut), Tutun Suaib, mengungkapkan keprihatinannya terkait perjalanan dinas (Perdis) Badan Keuangan Gorut yang mencapai kurang lebih 1,4 milyar, disertai kepemilikan 5 kendaraan dinas operasional. Hal ini menjadi sorotan mengingat kondisi keuangan daerah yang saat ini masih mengalami defisit sekitar 15 milyar. Sabtu (02/03/2024)
Tutun Suaib menyoroti besarnya anggaran yang dikeluarkan untuk perjalanan dinas, terutama dalam konteks kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami kesulitan. Dengan defisit yang mencapai 15 milyar, belanja perjalanan dinas sebesar 1,4 milyar dinilai menjadi beban yang cukup signifikan bagi keuangan daerah. Data ini bersumber dari Sirup LKPP Gorontalo Utara, tuturnya.
“Dalam situasi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit, sangat memprihatinkan melihat anggaran perjalanan dinas yang cukup besar, mencapai 1,4 milyar, dan dilengkapi dengan kepemilikan 5 kendaraan dinas operasional,” ujar Tutun Suaib.
Ketua SPJ Gorut menyampaikan keprihatinannya atas pengeluaran yang terlihat tidak proporsional dalam konteks keuangan daerah yang sedang sulit. Ia berharap agar pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi dan penyesuaian anggaran agar lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat di tengah keterbatasan keuangan.
















