Kompol Karsum Ahmad, S.H., selaku Pakor Polwan Polda Gorontalo, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya Polri untuk menghibur dan menyembuhkan psikologis para korban, terutama anak-anak.
“Gangguan psikologis seperti kecemasan, panik, dan gangguan lainnya, itulah yang ingin kami atasi melalui trauma healing ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kasibinlat Ditbinmas Polda Gorontalo menambahkan bahwa memberikan trauma healing merupakan langkah yang tepat untuk memberi motivasi dan penguatan secara psikologis guna membangkitkan semangat hidup masyarakat pasca banjir di Kecamatan Tolinggula.
“Diharapkan dengan kegiatan trauma healing ini, anak-anak dan masyarakat secara emosional bisa lebih tenang dan stabil, sehingga mereka bisa berpikir positif dan tidak lagi merasa takut,” tutupnya. (***)
