Masyarakat Adat di Flores Timur Diperkuat Melalui Pelatihan Advokasi

(Foto: Istimewa)

newstizen.co.id, NTT – Sejumlah masyarakat adat dari suku Natarmage, suku Goban Runut, dan Suku Tukan telah mengikuti pelatihan Advokasi yang diselenggarakan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Nasional dan Perhimpunan Pembela Masyarakat Adat Nusantara (PP MAN). Acara ini berlangsung di Dusun Utanwair, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka pada Selasa, 16 April 2024.

“Pelatihan advokasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat adat dalam hal pengetahuan mengenai advokasi, sehingga mereka dapat menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi,” ujar Ketua Deputi II bidang Politik dan Advokasi PB AMAN, Eras Mus Cahyadi, saat membuka kegiatan.

Tujuan dari pelatihan ini adalah agar masyarakat adat dapat menghadapi persoalan yang mereka hadapi tanpa terprovokasi oleh pihak luar, serta untuk mengatasi konflik yang mungkin timbul di masa depan.

Dalam dialog antara pembicara dan peserta, terungkap bahwa masyarakat adat sering mengalami diskriminasi berdasarkan peraturan yang dianggap tidak mendukung mereka secara adil. Hal ini menjadi beban besar bagi mereka, terutama terkait dengan status kepemilikan tanah di Desa Nangahale yang hendak direbut oleh pihak lain.

Sejumlah peserta juga mengajak para kader dari AMAN Nasional dan PP MAN serta seluruh masyarakat adat untuk bersatu dalam mempertahankan hak-hak mereka.

Ketua PP MAN, Syamsul Alam Agus, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan hukum kepada masyarakat adat agar mereka dapat menghadapi persoalan hukum, termasuk perampasan tanah, dengan lebih baik.

Salah satu peserta, Antonius Toni, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh AMAN Nasional dan PP MAN dalam memberikan pengetahuan dan pencerahan kepada komunitas masyarakat adat. Dia berharap bahwa kehadiran para pemimpin organisasi ini akan membawa perubahan positif bagi masyarakat adat.

“Semoga ke depan, masyarakat adat dapat lebih memahami langkah-langkah yang akan diambil dan bagaimana menghadapi proses hukum terkait hak-hak mereka,” tutup Antonius Toni, yang juga merupakan Ketua harian AMAN daerah Flores bagian timur. (Faidin)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page