POHUWATO – Tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berdasarkan Survei Litbang Kompas Tahun 2026 mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk tokoh agama di Kabupaten Pohuwato. Salah satunya disampaikan oleh Tokoh Agama Pohuwato, Wisno Pakaya, yang menilai capaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat.
Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan di 38 wilayah di Indonesia, Polri memperoleh tingkat kepercayaan masyarakat sebesar 82,4 persen. Selain itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Polri mencapai 67,6 persen, sementara citra positif institusi kepolisian berada pada angka 72,5 persen.
Menurut Wisno Pakaya, angka tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri selama ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelayanan yang semakin baik, pendekatan yang humanis, serta kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai menjadi faktor penting yang mendorong meningkatnya kepercayaan publik.
“Sebagai tokoh agama, kami memandang bahwa kehadiran Polri yang profesional, humanis, dan menjunjung tinggi keadilan merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan ajaran agama yang mengedepankan kemaslahatan dan ukhuwah,” ujar Wisno, Sabtu (27/6/2026).
Ia menilai, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Khususnya bagi Polres Pohuwato yang mengusung slogan POLISI MOPIYOHU atau Polisi yang Baik, semangat melayani dan mengayomi masyarakat harus terus dipertahankan.
Wisno menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi institusi kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, kepercayaan yang telah diberikan publik harus dijaga melalui kerja nyata, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan yang mengedepankan transparansi dan profesionalisme.
“Kepercayaan masyarakat tidak lahir begitu saja. Itu dibangun melalui kerja keras, kehadiran di tengah masyarakat, dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pohuwato untuk terus mendukung tugas-tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dengan sinergi yang baik, kita dapat mewujudkan Kabupaten Pohuwato yang aman, damai, dan kondusif,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Wisno Pakaya turut mendoakan agar Polri senantiasa diberikan kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, serta senantiasa mendapat petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT dalam mengemban amanah menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa,” pungkasnya.
Apresiasi dari tokoh agama tersebut menjadi gambaran bahwa upaya Polri dalam membangun institusi yang modern, humanis, dan dekat dengan masyarakat terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen. Kepercayaan publik yang tinggi diharapkan menjadi energi positif bagi Polri untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

















