Kisah Misterius Dua Aparatur Terkunci di Kamar Hotel: Konci atau Konspirasi?

Foto: Ilustrasi

Goresan Pena – Seorang teman bercerita di rumah makan Ajo Kumis di dekat kantor kecamatan Banjit tentang dua aparatur yang terkunci dalam kamar hotel saat Bimtek Smart Village di Ibukota Lampung. Meskipun hanya mendengarkan sebagian, cerita tentang peristiwa tersebut menjadi topik menarik untuk dibahas.

Dalam ceritanya, pertanyaan muncul tentang bagaimana mereka bisa terkunci begitu lama tanpa meminta bantuan, apakah memang ada kejadian atau ada niat tersembunyi di baliknya. Diskusi pun berlanjut, termasuk mengenai permasalahan administratif yang sering kali membingungkan.

Meskipun ada sedikit gangguan dalam pembicaraan, fokus tetap pada cerita mengenai sepasang aparatur yang terjebak di dalam kamar hotel. Meski demikian, penasaran tetap menggelayuti pikiran, ingin tahu siapa mereka dan apa yang sebenarnya terjadi.

Terkunci, dikonci apa koncian-koncian, wah ini aneh ya. Kalau laki Perempuan dalam satu kamar, apa yang terjadi,” kata seorang kawan, saat nongkrong di rumah makan Ajo Kumis, tak jauh di kantor kecamatan Banjit.

Sruput kopi kental manisnya terasa nikmat sambil mengawali ceritanya, tentang dua orang aparatur yang terkonci dalam kamar hotel saat Bimtek Smart Village, di Ibukotanya Lampung.
Aku hanya tersenyum mendengar cerita kawan itu, sambil mendengarkan dengan serius, yah maklum Cuma dengar selentingan aja, katanya perwakilan para aparatur kampung semua ikut.

“Kok bisa terkonci, setahu ku di hotel itu ada fasilitas telponnya, jadi bisa minta tolong sama pegawai hotelnya. Yah kecuali sengaja konci koncian, dari jam 8 sampai jam 12 siang, kan lumayan lama. Atau malah buka yang lain,” timpal sahabatku yang duduk tepat disebalah ku, sambil ngunyah nasi sayur telur bulat, itu yang harganya agak murah, seraya tertawa menyeringai.

Kayaknya sahabat ini hobi makan telur, buktinya satu piring telurnya ada dua biji. Telurnya dah mulai habis, sedangkan nasinya masih banyak. Emang telur sayur rumah makan itu lebih nikmat, dari pada telur dirumah.

“Aii kamu orang ini, jangan suudzonlah, mungkin konci pintunya memang rusak, jadi bimtek aja ga sempet ikut lagi, maklum dah hari kedua. Kan emang Cuma tiga hari acara itu, walau SPJnya pembuatanya agak ribet, lha wong dananya yang ngeluarkan PMD Provinsi kok yang disuruh buat SPJ kampung, ini agak keblinger,” sahut kawan, sambil menghabiskan kopi kentalnya, rokonya yang sudah habis mulai grayangi rokokku, hasil ngutangku diwarung.

“Lah ga usah ngalihkan pembicaraanlah, tadi katanya sepasang aparatur yang sudah punya keluarga masing-masing, ini malah masalah SPJ, dananya aja perkampung Rp6 juta, yang Rp5juta balek lagi ke penyelenggara. Nahkan malah ngomongi penyelenggara, jadi mereka berdua itu bisa keluar jam berapa,” tanya sahabataku, sambil tanganya melambai ke Ajo Kumis minta telur lagi, karena nasinya masih banyak.

Oh, ceritanya sama-sama cari enak, penyelenggara dan peserta nya yang dua orang itu, sergahku yang otakkku makin Travelling, ini apatur kampung mana ya. Mau nanya sama kawan ga enak, seolah-olah ketinggalan berita hot.

“Lumayanlah, jam 12 siang itu baru terbuka, katanya seorang sekdes yang bantu bukain pintunya. Tapi ya lumayan dari sekitar jam delapanan sampai jam 12. Aii ntah apa yang terjadi, saudara-saudaraku,” sahut kawan yang belum lama nyampai, tapi tahu bener ceritanya, mungkin dia ikut di hotel Nusantara itu, makanya tahu bener. Masuk ke warung ajo kumis langsung pesan es, yah biasanya bayarnya ngandalin kawan, dia itu.

Dah lah, aku yang dari tadi mendengarkannya, sambil ngopi pahit kesukaanku, mau pamit duluan, tapi kawan yang satu berteriak minta dibayari es tehnya. Sudah kuduga, kayak biasanya dia minta bayarin, padahal duitku juga mepet makanya Cuma minum kopi pahit saja.

Kayaknya dua sejoli itu, hotel gratis karena dibayari PMD, ongkos dapat, weh alangkah asyiknya, ya.

Ah setelah aku bayar kopi dan es teh manis, laju ngonyor pergi, makan dirumah aja, biniku dah nyambal kentang kesukaanku (Heri)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page