“Saya berterima kasih kepada teman-teman serikat buruh atas kerjasama dalam menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan May Day dari pagi hingga sore ini. Semuanya berjalan lancar dan aman,” kata Kapolri kepada wartawan, didampingi oleh Pejabat Utama Polri dan tokoh-tokoh buruh Indonesia.
Sigit juga menegaskan komitmen Polri dalam membela dan melindungi hak-hak buruh dengan membentuk tim khusus yang fokus pada masalah perburuhan dan ketenagakerjaan. “Kami terus mengembangkan tim ini untuk mengawal dan memastikan hak-hak buruh dijamin dan dipertahankan,” ujarnya.
Pembelaan hak buruh juga mencakup perlindungan bagi buruh migran, dengan Polri bekerja sama dengan otoritas negara setempat melalui Atase Kepolisian untuk memastikan keamanan dan keadilan bagi mereka.
Sebagai upaya memantapkan komitmen ini, Kapolri mengumumkan penunjukan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, sebagai Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan. “Ini merupakan penghargaan dan harapan bagi teman-teman buruh untuk mengkomunikasikan aspirasi dan kebutuhan mereka dengan lebih baik ke depannya,” jelas Sigit.
Kapolri juga mengapresiasi dedikasi buruh sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi Indonesia, yang turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. “Kerja keras teman-teman buruh membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja yang signifikan bagi rakyat Indonesia,” imbuhnya.
“Saya berharap kolaborasi yang baik antara semua pihak, termasuk para buruh, dapat terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat demi kemajuan bersama,” tutup Kapolri. (***)
