, Kalteng – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, membuka pameran inovasi penurunan stunting Kalteng di Aula Jayang Tingang (AJT) Kantor Gubernur Kalteng pada hari Selasa, tanggal 21 Mei.
Dalam sambutannya, Wagub Kalteng, Edy Pratowo, menyampaikan pesan dari Gubernur, yang menekankan pentingnya dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pelaksanaan kegiatan 10 pasti intervensi serentak pencegahan stunting.
“Dengan memastikan pendataan calon pengantin (catin), ibu hamil, dan balita di wilayah kerjanya, serta memastikan seluruh catin mendapat pendampingan dan kehadiran ibu hamil serta balita di Posyandu,” ujarnya.
Edy menjelaskan bahwa kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting mencakup aspek memastikan ketersediaan alat antropometri standar di Posyandu, pelatihan kader Posyandu dalam pengukuran antropometri standar, dan penyuluhan untuk ibu hamil dan balita.
“Kegiatan ini juga memastikan bahwa intervensi dilakukan pada ibu hamil dan balita yang memiliki masalah gizi,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan intervensi ini melibatkan edukasi bagi seluruh ibu hamil dan balita di Posyandu, pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran, serta integrasi intervensi ke dalam sistem informasi e-PPGM.
Edy juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan intervensi serentak serta ketersediaan bantuan pelaksanaan intervensi serentak, termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan kesehatan.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng, Leonard S Ampung, menjelaskan bahwa tujuan dari pameran inovasi penurunan stunting Kalteng adalah untuk mengukur kinerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting.
“Tujuan lainnya adalah memastikan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah dalam pelaksanaan laporan 8 aksi konvergensi penurunan stunting serta mempromosikan inovasi dan pencapaian penurunan prevalensi stunting di berbagai kabupaten/kota di Kalteng,” jelasnya. (Nala)
















