, Gorontalo Utara – Dalam menghadapi pemilihan Bupati/Wakil Bupati mendatang, muncul sejumlah isu mengenai calon Bupati/Wakil Bupati, Ayah Onal, yang dikabarkan hanya menjadi perwakilan dari keluarga Alayidrus. Isu ini menyatakan bahwa pencalonan Ayah Onal bukan didasarkan pada keinginan untuk melayani masyarakat, melainkan untuk kepentingan keluarga Alayidrus.
Menanggapi hal ini, Julian Lesar dengan tegas menyatakan bahwa motivasi utama Ayah Onal adalah kepentingan rakyat, bukan kelompok tertentu. “Mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Fokus utama beliau adalah melayani masyarakat dan mengambil kebijakan yang bermanfaat bagi seluruh warga,” ujar Julian Lesar dalam sebuah wawancara. Selasa (28/05/2024)
Julian Lesar juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan. “Sebagai calon Bupati/Wakil Bupati, Ayah Onal berkomitmen untuk bertanggung jawab kepada negara dan rakyat, bukan kepada sekelompok orang. Setiap kebijakan yang akan diambil didasarkan pada kepentingan masyarakat luas, bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau keluarga,” tambah Julian.
Beberapa warga yang sempat meragukan integritas Ayah Onal mulai melihat komitmen dan ketegasannya dalam menyampaikan visi dan misi. Salah seorang warga, Ahmad, mengungkapkan, “Awalnya kami ragu, tapi setelah mendengar langsung penjelasan dan komitmen Ayah Onal, kami merasa lebih yakin bahwa beliau memang berjuang untuk kepentingan rakyat.”
Julian Lesar juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan bijak dalam memilih pemimpin. “Saya menghargai kekhawatiran masyarakat dan saya siap membuktikan bahwa Ayah Onal bisa bekerja untuk kesejahteraan semua. Pilihan ada di tangan rakyat, dan saya berharap mereka memilih berdasarkan visi dan program kerja yang jelas,” ujarnya.
Dengan demikian, Julian Lesar berharap agar masyarakat dapat memahami komitmen dan tujuan Ayah Onal mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati, yang semata-mata didasari oleh keinginan untuk membawa perubahan positif bagi seluruh warga, bukan hanya untuk kelompok tertentu. (***)
















