, Gorontalo Utara – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorontalo Utara (Gorut) Sofyan Djakfar, membawakan sambutan usai melantik panitia pemungutan suara (PPS) yang dilaksanakan di aula pertemuan An Brill, kecamatan Kwandang. Minggu (25/05/2024).
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Pertama-tama, mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena masih mempertemukan kita pada pagi ini dalam rangka pelantikan PPS untuk Pilkada Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati Gorontalo Utara tahun 2024. Mari kita haturkan pula sholawat dan Taslim kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Insya Allah, semoga Rahmatnya membawa hidayah bagi kita semua, serta kepada beliau, keluarga, dan sahabat-sahabatnya, Sofyan Djakfar mengawali sambutannya.
Selanjutnya Sofyan Djakfar mengatakan Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir di acara ini, mulai dari pejabat bupati atau yang mewakili, Kepala Kesbangpol yang diwakili oleh Pak Roy Van Solang, anggota KPU Provinsi, anggota KPU Gorontalo Utara, dan semua unsur yang hadir di tempat ini.
Pertama-tama, saya ucapkan selamat atas dilantiknya Bapak/Ibu sekalian sebagai PPS Pilkada untuk tahun 2024. Saya berharap semoga Bapak/Ibu dapat bekerja dengan integritas dan tanggung jawab hingga akhir tahapan pemilihan.
Harapan saya adalah agar Bapak/Ibu bekerja sesuai dengan pedoman perundang-undangan, kode etik profesional, dan berintegritas serta transparan. Janganlah menutup-nutupi hal-hal terkait dengan tahapan yang kita laksanakan. Pilkada ini tetap harus berasaskan pada prinsip luber dan jurdil, serta mengikuti 11 prinsip yang sudah dipelajari oleh Bapak/Ibu, yaitu Mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien.
Selanjutnya, terkait dengan Pakta integritas yang telah dibacakan oleh salah satu peserta, saya ingin menegaskan bahwa apabila ada pelanggaran yang dilakukan, maka siap untuk dituntut sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Namun, saya berharap agar tidak ada dari Bapak/Ibu yang terlibat dalam pelanggaran tersebut. Jika suatu saat Bapak/Ibu dipersoalkan oleh peserta pemilu, kami akan menjadi yang pertama untuk membela, asalkan Bapak/Ibu berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Tolong diperhatikan bahwa saat melaksanakan tahapan, izin atasan terkait pekerjaan harus diminta terlebih dahulu, sehingga tidak ada alasan untuk keluar dari jalur yang telah ditetapkan.
Terakhir, mari kita doakan bersama-sama agar semua berjalan lancar. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan taufik dan hidayah kepada kita semua. Amin, pungkasnya. (BYP)
















