, Gorontalo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo mengadakan apel pagi rutin di lingkungan KPU Kabupaten Gorontalo, Senin (3/6/2024). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Gorontalo, Roy Hamrain.
Dalam sambutannya, Roy mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pemilu 2024. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa KPU siap menerima dan menghormati setiap keputusan yang akan dibuat oleh MK. “Kami akan tetap menjalankan tugas dengan profesional dan sesuai dengan keputusan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Roy juga mengumumkan bahwa beberapa staf KPU Kabupaten Gorontalo telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan telah pindah tugas. Kondisi ini mengakibatkan berkurangnya personil di KPU Kabupaten Gorontalo. Namun, Roy menekankan pentingnya semangat dan komitmen yang tinggi dari seluruh anggota dan sekretariat dalam menjalankan tugas mereka. “Meskipun ada perubahan, kami harus tetap semangat dan berkomitmen menjalankan tugas dengan baik,” tambahnya.
Apel pagi ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat dan komitmen seluruh anggota dan sekretariat KPU Kabupaten Gorontalo dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi. KPU Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam mengawal proses demokrasi di daerah ini. “Kami siap bekerja keras untuk mengemban amanah sebagai penyelenggara Pemilu, menjaga transparansi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam setiap tahapan pemilihan yang akan datang,” kata Roy.
Apel pagi ini dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Gorontalo, Agustina A. Bilondatu, Sekretaris KPU Kabupaten Gorontalo, Adrian U. Mustapa, Pejabat eselon IV, Pegawai PNS, PPPK dan PPNPN, serta Satuan Pengamanan Dalam Jagat Saksana KPU Kabupaten Gorontalo. Mereka semua menunjukkan komitmen yang kuat untuk melaksanakan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Dengan semangat yang tinggi, KPU Kabupaten Gorontalo siap menghadapi berbagai tantangan dan memastikan setiap proses pemilihan berlangsung dengan lancar dan transparan. “Kita harus tetap bersatu dan bekerja keras demi tercapainya pemilu yang jujur dan adil,” pungkas Roy. (***)
















