, Gorontalo Utara, 12 Juni 2024 – Dandim 1314/Gorontalo Utara, Letkol Inf. Rayner D.R. Wajong, melakukan peninjauan lokasi titik air pipanisasi untuk sawah tadah hujan di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas lahan sawah tadah hujan seluas sekitar 78 hektar.
Dalam peninjauan tersebut, Letkol Inf. Rayner D.R. Wajong didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Asrin U Menu, S.Pt., M.M., Pasi Ter, Lettu Inf Ida Bagus Pujana, Batih Wanmil Siterdim 1314/Gorut, Serma Warno, Babinsa Ilangata, Koptu Robin, dan Ketua Kelompok Tani Huyulam, Opan Sopa. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Gorontalo Utara.
Letkol Inf. Rayner D.R. Wajong mengungkapkan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan sistem pipanisasi air yang akan digunakan untuk irigasi lahan sawah tadah hujan. “Kami berharap dengan adanya pipanisasi air ini, petani dapat memanfaatkan lahan mereka secara lebih optimal, terutama di musim kemarau. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,” ujar Letkol Inf. Rayner.
Kepala Dinas Pertanian, Asrin U Menu, S.Pt., M.M., menambahkan bahwa proyek pipanisasi ini merupakan bagian dari program peningkatan ketahanan pangan di Gorontalo Utara. “Kami bekerja sama dengan TNI dan kelompok tani setempat untuk memastikan bahwa proyek ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi petani,” jelas Asrin.
Ketua Kelompok Tani Huyulam, Opan Sopa, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan dari Dandim 1314/Gorut serta Dinas Pertanian. “Dengan adanya pipanisasi ini, kami sangat optimis bahwa produksi pertanian kami akan meningkat dan kehidupan kami akan menjadi lebih baik,” kata Opan Sopa.
Peninjauan tersebut berlangsung hingga pukul 13.30 WITA dan berjalan dengan aman dan lancar. Diharapkan, dengan adanya infrastruktur irigasi yang memadai, lahan sawah tadah hujan di Desa Ilangata akan lebih produktif dan mampu berkontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Gorontalo Utara. (***)
















