Kapolda Gorontalo Gelar “Jumat Curhat” di Tempat Pelelangan Ikan, Dengar Aspirasi Nelayan

Kapolda Gorontalo Gelar "Jumat Curhat" di Tempat Pelelangan Ikan, Dengar Aspirasi Nelayan (Foto: Humas)

, Gorontalo – Irjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi MM, mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pelayanan Kepolisian melalui program “Jumat Curhat” yang dilaksanakan pagi tadi, Kamis (13/06/2024).

Kegiatan ini diadakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo, dan dihadiri oleh beberapa pejabat utama Polda Gorontalo, pengurus asosiasi nelayan, dan para nelayan. Seperti biasanya, program “Jumat Curhat” bertujuan untuk menjaring setiap aspirasi warga terkait pelayanan Polri dan situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Gorontalo. Puluhan masyarakat, khususnya nelayan, hadir dan menyampaikan aspirasi serta keluhan mereka kepada Kapolda tanpa ada jarak.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Gorontalo mendapatkan berbagai pertanyaan dan masukan dari asosiasi dan para nelayan. Beberapa isu yang diangkat antara lain masalah BBM, zona penangkapan ikan, dan penggunaan alat penangkapan ikan yang merusak habitat laut.

“Kita ngobrol sama-sama, paling tidak, kesempatan komunikasi bisa tersalurkan, informasi kita dapat, nanti kita cari solusi sama-sama dengan pemerintah dan stakeholder terkait,” ungkap Irjen Pol Pudji.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kapolda Gorontalo berjanji akan mencarikan solusi bersama pemerintah daerah untuk BBM bersubsidi, terutama bagi para nelayan yang menerima bantuan kapal dari pemerintah.

“Terkait dengan alat penangkap ikan yang salah digunakan, seperti penggunaan alat kompresor, akan didata oleh Pak Direktur Polairud. Kami akan menyampaikan bahwa alat kompresor tersebut bukan alat utama tetapi digunakan sebagai alat bantu. Kami dari pihak Kepolisian tidak akan mencari-cari kesalahan, kami hanya memberikan saran dan solusi. Jika ini menjadi tugas instansi lain, kami akan membantu menyampaikan dan membawa masalah ini pada rapat Forkopimda nanti,” jelas Kapolda.

Kapolda juga menegaskan bahwa masalah nelayan dan penangkapan ikan ini bukan hanya tugas Kepolisian, tetapi juga melibatkan Pertamina, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi mengungkapkan bahwa Kepolisian Gorontalo akan melindungi masyarakat dalam mencari nafkah.

“Kami dari Polda Gorontalo akan berusaha melindungi bapak/ibu dalam mencari nafkah. Jika ada sesuatu yang kurang, tolong komunikasikan dengan kami, jangan sampai putus komunikasi sehingga kami bisa mengetahui apa yang menjadi masalah bagi masyarakat agar tidak salah persepsi saat di lapangan,” ungkap Kapolda. (***)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version